Paripurna Ke-3 DPRD Tanjab Barat Mendengarkan Tanggapan Bupati Terhadap 5 Ranperda

Posted by On Wednesday, February 28, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Rapat Paripurna ke-3 yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ahmad Jafar dalam rangka mendengar tanggapan  Bupati Tanjung Jabung Barat terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi terhadap 5 (lima) rancangan peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat digelar di ruang rapat paripurna DPRD, Jumat pekan lalu (23/2/18).

Bupati H. Safrial dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Provinsi Jambi pada prinsipnya antara eksekutif dan legislatif telah terdapat pemahaman dan pemikiran yang sama terhadap kelima Ranperda tersebut.

Proses pembahasan Ranperda yang dilakukan bersama antara DPRD dengan Kepala Daerah adalah dalam rangka menciptakan suatu produk hukum daerah yang mampu mewujudkan tatanan penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan menjunjung tinggi keadilan yang berdasarkan hukum.

Paripurna dilanjutkan dengan mendengarkan tanggapan Fraksi-Fraksi anggota DPRD atas pendapat Bupati terhadap dua Ranperda inisiatif DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dimulai dari mendengarkan tanggapan Fraksi Gerindra, PDI-P, Golkar, PAN, PKB, Demokrat-Hanura, Restorasi keadilan. 

Dalam kesempatan ini Fraksi-Fraksi mengapresiasi pendapat Bupati terhadap 2 Ranperda inisiatif DPRD Tanjung Jabung Barat tentang perubahan kedua atas Perda Nomor 4 tahun 2015 terkait Pemilihan Kepala Desa dan perubahan atas Perda Nomor 5 tahun 2005 tentang ketertiban umum sebagai langkah yang positif untuk menciptakan ketertiban umum dalam wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pada prinsipnya setiap Fraksi setuju agar ini dibahas ke tingkat lebih lanjut, untuk saran dan teknis akan dilanjutkan ke tingkat pembahasan selanjutnya. Kemudian pembentukan panitia khusus anggota DPRD terhadap pembahasan 5 Ranperda inisiatif Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang disampaikan Sekretaris DPRD Tanjab Barat Ir. Agus Sanusi. Rapat Paripurna ketiga diskor selama 10 menit guna menetapkan anggota dan ketua Pansus DPRD dari masing-masing Fraksi.

Dilanjutkan dengan pembacaan susunan pansus DPRD Tanjung Jabung Barat dari masing masing Fraksi.

Hadir pada rapat paripurna ke-3, Wakil Bupati Drs. H Amir Sakib, Sekda H. Ambok Tuo, Asisten, Kepala OPD, Direktur BUMD dan anggota DPRD Tanjab Barat. (Yudi/tonang)

Proyek Rehab Jaringan Daerah Rawa Parit Sungai Terap Dikerjakan Asal Jadi

Posted by On Monday, February 12, 2018


Kualatungkal, (puterariau)

Pengerjaan proyek peningkatan rehab jaringan daerah rawa Dusun Bangun Rejo Parit Sungai Terap RT 02 yang dikerjakan oleh rekanan penghai diduga asal jadi.

Proyek dengan menggunakan dana APBD TA 2017 Kabupaten Tanjab Barat sebesar Rp. 474.697.000,00 disinyalir memiliki panjang pekerjaan 4 KM dengan lebar 4,5 M serta kedalaman 1,5 M dikerjakan tidak sesuai bestek dan menuai protes warga di Parit Sungai Terap Desa Sungai Terap Kecamatan Betara.

”Yang dua kilo pengerjaannya hanya di keruk bibir paritnya saja, seharusnya parit besarnya yang didalamkan, karena  paritnya  sudah lebar,” papar Badrudin alias Sibad, yang berdomisili di Desa Sungai Terap (06/02).

Menurutnya ia sudah sering kali mengingatkan ke operator alat agar bibir parit jangan diperlebar dan di tengah parit  saja. 

"Yang dikeruk dalam tapi nyatanya omongan kami malah tidak digubris  dengan alasan itu sudah besteknya dari dinas pekerjaan umum,” tambahnya.

Akibat kejadian ini RT dan Kadus Sungai Terap bertandang ke kantor penghai untuk  meminta memperbaiki pekerjaan yang amburadul namun sangat disayangkan pengerjaan ulang yang sebenarnya sudah dicairkan 100 % tak memenuhi harapan masyarakat dan hanya memperparah kerusakan parit dan jalan yang ada.

”Bukan memperbaiki tapi malah nambah dak karuan pekerjaannya,” ungkap salah satu warga sungai terap yang tak bersedia namanya dipublikasikan. (yud/tonang)

Pemkab Tanjab Barat Akan Buat Piagam Pegawai Rajin Dan Pegawai Malas

Posted by On Saturday, February 10, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Inspeksi mendadak yang dilakukan Bupati Tanjab Barat DR. H Safrial pada Rabu lali (7/2) kini diikuti Wakil Bupati H Amir Sakib yang kembali melakukan hal serupa. Ia melakukan sidak pada setiap bagian di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Setiap satker didatangi satu persatu oleh Wabup bersama Asisten II dan Asisten III.
Ternyata, di semua ruangan tidak ada yang kosong dan sudah ditunggu pegawai di setiap bagian. Sehingga diduga inspeksi (Sidak) mendadak tersebut sudah diketahui pegawai sebelumnya.

Saat dikonfirmasi terkait hasil sidak, Wakil Bupati Tanjab Barat H Amir Sakib mengatakan inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari sidak yang dilakukan Bupati Safrial.

Apa dan Bagaimana perkembangan tingkat kedisiplinan pegawai baik saat absen pagi maupun absen sore. “Sore ini mungkin mereka sudah tahu saya akan melakukan sidak bersama Asisten II dan Asisten III jadi mereka cepat-cepat datang,” ujar Wabup H Amir Sakib usai menggelar sidak, Kamis (8/2).

Ia mengatakan bahwa rencananya tadi sidak yang dilakukan jam 14.00 WIB, hanya saja mengingat mereka pegawai ini masih belum sempat pulang sholat dan makan, sidak dilakukan jam 15.00 WIB.

"Ternyata jam itu dari hitungan kita mereka sudah datang dahulu. Kita toleransi jugalah mereka bekerja sampai jam 14.00 WIB belum sempat balik, jam 15.00 WIB, mereka baru balik ke rumah. Itu dak masalah bagi kita,” terang Wabup.

Sesuai arahan apel pagi, dikatakan Amir akan memberikan semacam reward. “Yang rajin kita beri piagam begitu pula sebaliknya kepada yang malas,” kata Wabup.

Untuk kehadiran dari kasat mata dan absen yang dilakukan, rata-rata kehadiran pegawai ini sudah mencapai 95 persen. (yudi/tonang)

Wah, Bupati Tanjab Barat Ancam Pecat Honorer Dan PNS Karena Malas Masuk Kantor

Posted by On Wednesday, February 07, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Bupati Tanjung Jabung Barat, DR H Safrial MS secara tiba-tiba mengumpulkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga  honorer yang bekerja di lingkup Setda Pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa sore (6/2) di lapangan kantor Bupati Tanjab Barat.

Satu persatu, PNS maupun tenaga kerja honorer itu diabsensi ulang. Wajah cemas membayang di wajah masing-masing pegawai. 

"Bagi PNS yang tidak hadir dicatat. Yang honorer kalau perlu pecat. Apalagi kurangnya saya, tunjangan sudah saya naikkan," ungkap Bupati Safrial kesal melihat kantor Bupati sepi usai jam istirahat siang. 

"Saya ada saja seperti ini, apalagi saya tidak ada," berang Bupati.

Perlu diketahui, Kantor Bupati Tanjab Barat saat ini sudah dilengkapi CCTV untuk memantau kinerja para pegawai agar tidak lagi malas-malasan. 

Kabag Humas dan Protokoler Setda Pemkab Tanjab Barat, Firdaus SE mengatakan bahwa Bupati sejauh ini ingin meningkatkan kinerja para pegawai diantaranya dengan menegakan disiplin kerja.

"Apa yang dilakukan bapak Bupati Safrial hari ini tentu menjadi catatan penting supaya kita semua bekerja dengan baik dan maksimal," tandas Firdaus. (Yudi/tonang/hms)

28 CPNS Pemkab Tanjab Barat Terima SK Pengangkatan

Posted by On Sunday, February 04, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Sebanyak 28 orang Calon Pegawai Negeri Sipil lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Propinsi Jambi menerima Surat Keputusan (SK) Bupati tentang pengangkatan menjadi PNS dan diambil sumpah janjinya sebagai PNS, Jumat (02/02/18).

Penyerahan SK langsung diberikan oleh Sekda Tanjabbar, H. Ambok Tuo sekaligus pengambilan sumpah kepada 28 orang tersebut di Gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(SDM).

Untuk diketahui, 28 Calon Pegawai Negeri Sipil yang diangkat merupakan dari formasi umum tahun anggaran 2015 yang terdiri dari 11 orang tenaga medis, 7 orang tenaga akademis dan 8 orang tenaga teknis serta 2 orang tenaga akademis dari formasi kategori 2.

Dalam sambutannya, Sekda berharap 28 orang yang akan menjadi PNS tersebut agar memenuhi janjinya yang sudah diutarakan serta mentaati peraturan dan Undang-Undang ASN yang berlaku.

"Kepada pegawai yang telah diambil sumpahnya untuk benar-benar memenuhi sumpah dan janjinya sebagai Pegawai Negeri Sipil bukan hanya sebagai pelengkap administrasi serta senantiasa mentaati, mematuhi segala peraturan dan UU ASN yang berlaku," kata Sekda.

Selain itu Sekda berharap kepada PNS lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk senantiasa membangun dan meningkatkan kapasitas atau kemampuan diri agar menjadi PNS yang berkualitas dengan mengedepankan profesionalisme, disiplin dan tanggung jawab.

Hadir dalam ini, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia, Kepala OPD, serta tamu undangan lainnya. (yudi/tonang/adv)

KM Sembilang Sudah Beroperasi Kembali Rute Kualatungkal-Dabo Singkep Kepulauan Riau

Posted by On Sunday, February 04, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Perhubungan Bidang Angkutan laut Sungai Danau Penyebrangan (ASDP) di Pelabuhan Roro, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat kembali beroperasi mulai Kamis (01/02/18) dengan rute Kualatungkal-Dabo Singkep Kepulauan Riau.

Kadis Perhubungan (Dishub) Tanjab Barat, Endang Surya ketika dikonfirmasikan melalui UPTD LLASDP Manalu membenarkan kalau saat ini aktivitas pemberangkatan kapal angkutan orang dan barang sudah di Pelabuhan Roro kembali beroperasi dengan menggunakan KM Sembilang.

"Kita buka kembali dengan mengunakan KM Sembilang. Memang kemarin dua minggu lalu kita hentikan, mengingat KM Mulia sudah habis masa kontraknya," ungkap Manalu.

Manalu menjelaskam KM Sembilang yang saat ini diopersikan itu sudah memiliki izin resmi pelayarannya.

"Selain itu juga tarif pemberangkatan masih diberlakukan dengan tarif yang lama, hanya saja rute pemberangkatan sedikit terjadi perubahan Selasa pukul 17.00 WIB dimana KM Sembilang Batam-Dabo sedangkan Jum'at pukul 17.00 WIB Dabo-Batam. Kemudian Dabo-Tungkal Minggu pukul 21.00, Rabu pukul 22.00 WIB, Sabtu Pukul.08.00 WIB, Kuala Tungkal-Dabo," ujar Manalu.

Sejak pagi tadi KM Sembilang sudah melayani masyarakat dengan tujuan Dabo-Bata, Batam-Dabu, Dabo-Kuala Tungkal, dan Kuala Tungkal-Dabo," pungkasnya. (yudi/tonang)

Petani Desa Batang Asam Tanjab Barat Panen Perdana Padi Tadah Hujan

Posted by On Friday, January 26, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir H Safrial MS didampingi Wakil Bupati Drs. H Amir Sakib beserta Dandim Letkol INF. Harry Sassono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Amdani, Kadis Tanaman pangan dan Holtikultura Ir. Zainuddin, Sekcam Batang Asam secara serentak melakukan panen perdana padi sawah tadah hujan di wilayah Kodim 0419/Tanjab Barat Desa Tanjung Bojo Kecamatan Batang Asam, Rabu kemarin (17/1/18).

Acara dilanjutkan dengan menjalankan mesin combine harvester ukuran sedang bantuan APBN Pusat Direktorat Jendral Tanaman pangan Kementerian Pertanian   di areal persawahan padi yang akan dipanen.

Bupati H. Safrial dalam sambutannya mengapresiasi hasil panen padi tadah hujan yang telah dilakukan oleh petani.

"Semoga kedepan dapat ditingkatkan lagi hasilnya dan dapat menguntungkan bagi masyarakat. Dengan dilaksanakan panen perdana ini diharapkan bisa memacu semangat kita semua untuk membangun pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang lebih baik lagi sehingga keinginan pemerintah dan keinginan masyarakat semua bisa terwujud untuk Indonesia swasembada beras bisa terwujud," ujar Safrial.

Disambungnya, kedepan seluruh Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan dengan Perguruan Tinggi yang terkenal agar ditindaklanjuti dilapangan. "Kemudian buat aturan lahan abadi, jadi tidak boleh lahan untuk pertanian ini dirobah lagi, bila ada yang melanggar tata ruang gusur," tegas Bupati.

“Karena kita juga butuh pangan, tinggal lagi bagaimana cara kita mensubsidi petani pangan ini supaya dia senang dalam menanam padi”, tutur Safrial menjelaskan.

Dalam laporan Kepala Dinas tanaman pangan dan Holtikultura Ir. Zainuddin mengatakan upaya Pemerintah Daerah maupun pamerintah pusat dalam rangka meningkatkan produksi padi dalam menyongsong swasembada beras hingga kini terus dilakukan. Mulai dari kegiatan pemberdayaan benih (balai benih teluk nilau), perluasan areal tanam padi, perlindungan tanaman, pembangunan sarana prasarana pertanian, pelatihan, sosialisasi pengembangan teknologi dan inovasi intensifikasi, bantuan alsintan, subsidi benih, fasilitas sarana produksi budidaya padi hibrida, cetak sawah, jaringan irigasi, optimalisasi lahan, kartu tani subsidi asuransi usaha tani hingga program opsus pajale.

Disambungnya berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 830 tahun 2016, Kabupaten Tanjung Jabung Barat termasuk salah satu lahan kawasan padi. 

"Arah pembangunan pertanian di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kedepannya adalah pengembangan kawasan berbasis komoditas unggulan mengingat Kabupaten Tanjung Jabung Barat sangat relevan apabila sektor pertanian dikembangkan sebagai sektor unggulan yang dapat memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan ekonomi daerah," tutur Zainudin.

Dandim 0419/Tanjab Letkol Harry Sassono dalam laporannya mengapresiasi tinggi keberhasilan petani dalam panen padi bersama para petani di Desa Tanjung Bojo Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi.

"Sekaligus apresiasi kepada anggota kelompok tani usaha baru desa Tanjung Bajo yang telah berhasil melakukan panen perdana di awal bulan Januari 2018," ujarnya usai panen sekaligus diadakan acara diskusi antara Bupati dengan para petani guna mendengar kebutuhan dan permintaan para petani padi.

Petani meminta saluran irigasi agar bisa mengaliri areal padi mereka dan jalan menuju areal persawahan yang berada di Desa Tanjung Bojo sepanjang 1 km. Menanggapi hal ini Bupati ingin penggunaan dana desa itu betul-betul digunakan untuk menjawab tantangan yang di desa.

“Bappeda dan Kadis Tanaman pangan panggil Kepala Desanya, kordinasi penggunaan dana desa dan mana yang APBD supaya ini bermanfaat dan terlaksana. Nah kemudian bawa ahlinya survei ke lapangan, bisa tidak dibikin DAM. Kalau itu sampai kemarau bisa dialiri artinya bisa dialiri, bukan lagi tadah hujan sedangkan sekarang bisa 2 kali, kita ingin 3 kali walaupun bukan padi, sekarang padi bisa besok kedele, jagung ya sama saja, ini yang kita harap kedepan," katanya. (yudi/kominfo/adv)

Rusli Zainal : MTSN Kuala Tungkal Siap Sambut Unas Berbasis Komputer

Posted by On Tuesday, January 23, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Propinsi Jambi telah siap menyambut pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018. Kesiapan itu diungkapkan Kepala MTs Negeri Kuala Tungkal, H. Rusli Zainal SPdI, MPdi, Minggu (21/01/18).

Meskipun UNBK tahun ini merupakan yang pertama kali bagi MTSN Kuala Tungkal melaksanakan ujian UNBK 

“Pada prinsipnya MTS Negeri Kuala Tungkal sudah siap untuk mengikuti UNBK yang akan digelar 23-26 April mendatang,” ungkap Kepsek MTSN 1 Kualatungkal

Dikatakan Rusli, ruangan kelas dan laptop cukup untuk pelaksanaan UNBK dengan tiga sesei ujian dari jumlah 284 siswa MTs Negeri Kuala Tungkal.

“Tahun ini ada 284 siswa yang ikut UNBK, mereka terdiri dari 128 siswa dan 156 siswi. Laptop tersedia 96 unit dan 10 unit cadangan,” ungkap Rusli.

Selain kesiapan sanara dan prasarana. Siswa juga telah diberikan 2 kali simulais Unjian Online SMP/MTs yang berbasis Sistem Computer Based Test (CBT). Kemudian ditambah dengan 3 kali tryout.

“Simlasi dan tryout dilakukan guna mensosialisasikan yang merata kepada peserta UNBK agar dapat memahami cara pengoperasian laptop dan cara mengerjakan ujian nasional secara online,” terangnya.

Dengan kerja keras dan kerja sama seluruh elemen sekolah terutama tim UNBK MTS Negeri Kuala Tungkal, kata Rusli, selalu optimis untuk menyongsong dan mensukseskan( UNBK)ujian nasional bersekala komputer di Tahun 2018. (Yudi)

Diskoperindag Temukan 124 Koperasi Fiktif Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Posted by On Friday, January 19, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Dari sekian ratus jumlah koperasi yang terhimpun sebanyak 362 koperasi yang tercatat dan terdaftar di Dinas Koperindag Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ada 124 koperasi fiktif.

Hal ini diungkapkan Syafriwan SE, Kepala Dinas Koperindag dan UMKM Kabupaten Tanjab Barat. "Kita kesulitan mencari alamatnya, makanya kita akan kordinasi baik dengan pihak desa maupun aparat terkait lainnya untuk mencari keberadaan koperasi itu,” ucapnya.

Disentil apakah 124 koperasi tidak aktif itu masuk kategori koperasi fiktif, menurut Safriwan secara hukum 124 koperasi terdata, hanya saja keberadaan koperasi sulit untuk dilacak. "Tetapi koperasi tiap tahun kian bertambah, justru dari itu kita turun ke lapangan," katanya.

“Sesuai alamatnya kita turun kesana tapi tidak ada koperasi dimaksud sesuai alamat tertera,” terang Kadis Perindag.

Syafriwan menambahkan bahwa nanti diusulkan dibubarkan saja sebab legalitasnya belum jelas. (yud/tonang)

Kasus Penipuan Harjit Singh, Pemkab Tanjab Barat Harus Hati-Hati Menerima Investor

Posted by On Thursday, January 18, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Ratusan pengusaha pinang mulai dari petani hingga pelantik pinang berharap banyak uang mereka bisa kembali ke tangan mereka para pengusaha pinang yang kini harus menanggung beban dan terlilit utang hingga meninggalkan jaminan sertifikat untuk mendapatkan modal usaha.

"Tapi apis kerja sama dengan PT Sarinur yang mengiming-imingkan harga yang tinggi. Kami tidak tau harus bagaimana lagi, uang di tangan sudah habis. Sementara petani yang menjual pinang ke kami terus menagih uang mereka yang belum dibayar penuh. Pusing," keluh salah satu pengepul pinang, H Adul, Rabu kemarin (17/1).

Kondisi memprihatinkan ini mendapat sorotan tajam dari anggota DPR RI, Dapil Provinsi Jambi, H Bakrie. Selain mengaku turut prihatin, politisi Partai PAN ini meminta aparat hukum dan Pemerintah Daerah bertindak sigap dan cepat mengendus dan menangkap Harjit Singh untuk diminta pertanggungjawabannya.

"Dalam hal ini Kapolri, aparat hukum daerah diminta bertindak dan menangkap Harjit Singh secepatnya," kata H Bakrie.

Tidak hanya berhenti disitu, menurut H Bakrie, Pemkab Tanjab Barat jangan tinggal diam. Aset yang ada di Tanjab Barat diminta untuk didata dan jangan sampai dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu yang tidak bertanggung jawab.

"Ini juga menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah untuk berhati-hati menerima investor asing demi kebaikan masyarakat," sesal H Bakrie.

Bukan hanya Pemkab, anggota DPR RI ini juga mengingatkan agar kedepannya masyarakat untuk lebih berhati-hati menjual hasil kebunnya.

"Jangan tergiur dengan iming-iming dibeli dengan harga yang lebih mahal langsung percaya. Belakangan baru ketahuan ini terindikasi merupakan penipuan dengan angka yang sangat banyak hingga puluhan miliar rupiah," ujar H Bakrie.

Menanggapi teguran ini, Kadis Koperindag UMKM Tanjab Barat, Syafariwan mengatakan Pemkab sesuai dengan arahan dewan sudah dibentuk meja pengaduan sejak sepekan lalu.

"Di Kecamatan juga sudah kita buat meja pengaduan, karena kalau mengndalkan di sekretariat kan banyak yang jauh, untuk itu di kecamatan seperti di Kecamatan Pengabuan dan Bram itam juga kita buka desk pengaduan," jelas Syafriwan. (Yudi/tonang)

Bupati Tanjab Barat : ASN Dituntut Tingkatkan Kinerja

Posted by On Wednesday, January 17, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Bupati Tanjung Jabung Barat DR. Ir H Safrial MS kembali melantik 37 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Gedung Balai Pertemuan Kantor Bupati, Selasa (16/1/2018).

Bupati Safrial dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi.

“Dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujarnya.

ASN dituntut selalu meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan tugas tugas dan pelayanan umum.

“Tidak mudah mengubah midset kita, di zaman digital ini mari kita manfaatkan informasi baik itu melalui email. Pola ini yang ingin kita terapkan. Mulai dari ASN kita. Kalau bisa kita kirim email, kenapa harus berangkat jauh jauh keluar kota,” tegas Safrial.

“Kedepan kinerja kinerja, hemat biaya perjalanan dinas keluar kota, perbanyak jalan di dalam lihat jalan di Tanjab Barat masih bagus atau tidak,” sambungnya.

Turut Hadir Mendampingi Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib, Sekda H. Ambok Tuo dan Forkompimda. (yudi/tonang/kominfo)

Tahun Ini, Proyek Revitalisasi Pipanisasi Air Bersih Layak Minum Menjadi Prioritas Pemkab Tanjab Barat

Posted by On Sunday, January 14, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat membeberkan tentang persoalan proyek revitalisasi pipanisasi air bersih yang layak minum. Proyek ini memang sudah lama dilaksanakan tapi baru kali ini dikerjakan.

Dari catatan, bahwa sejak tahun 2007 hingga sekarang belum juga dinikmati masyarakat Tanjab Barat Propinsi Jambi.

Sementara Pemkab Tanjabbar sudah merelokasikan anggaran melalui APBD dari tahun 2007 sampai tahun 2018 dengan anggaran yang cukup fantastis nilainya yakni sekitar 60 milyar.

Alokasi dari hilir hingga ke hulu, namun proyek tersebut belum dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat Tanjab Barat. Sehingga proyek air bersih layak minum menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.

Dinas PURP Tanjabbar melalui Kabid Cipta Karya, Syafrun mengatakan bahwa di tahun ini pihaknya akan fokus dengan pelaksanaan proyek revitalisasi pipanisasi air bersih layak minum. Sehingga masyarakat tidak berpikiran negatif, tentang proyek air bersih layak minum sesuai dengan yang dijanjikan Bupati Tanjung Jabung Barat.

Diharapkan masyarakat Tungkal Ilir segera menikmati air bersih layak minum. “Persoalan proyek air bersih layak minum, untuk tahun ini menjadi proyek prioritas di dinas PURP, sehingga menjadi persoalan yang sangat serius. Kami fokus terhadap pekerjaan air bersih dan kami di dinas optimis proyek tersebut akan rampung di akhir tahun 2018,” ungkapnya kepada awak media, Senin (8/1/18).

Tambahnya lagi, pihaknya juga memikirkan masyarakat tentang bagaimana bisa menikmati air bersih layak minum.

"Iya sekarang musim penghujan, ada masanya musim panas, pasti sulit mencari air bersih layak minum dan juga air bersih ini menjadi persoalan pokok di Tanjabbar ini. Jika proyek ini selesai, semua akan ada berkembang di negeri serengkuh dayung serentak ke tujuan yang jelas juga untuk ke depannya Bupati terpilih nanti, tidak lagi memikirkan proyek air bersih siap minum yang dijadikan ajang politik janji-janji manis kepada masarakat Tanjung Jabung Barat," paparnya. (yudi/tonang) 

Wakil Bupati Tanjab Barat Ikut Gerebek Pasangan Selingkuh Di Tungkal Ilir

Posted by On Sunday, January 07, 2018


Kuala Tungkal, (puterariau.com)

Pekan lalu, Rabu malam (3/1) telah diamankan oleh pihak berwajib pasangan mesum yang nyaris diamuk massa.

Kedua pasangan ini, pria berinisial IS (42) dan pasangan wanita (MI) diamankan karena diduga selingkuh di dalam sebuah Ruko di Jalan Prof. Sri Sudewi, RT. 09, Kelurahan Sriwijaya, Kecamatan Tungkal Ilir tepatnya disamping Puskesmas sebelum Jembatan Kembar Parit Gompong, arah jalan ke Jambi.

Saat penggerebekan terlihat hadir Wabub Tanjabbarat beserta Satpol PP Tanjabbarat saat keluar menyaksikannya.

Pasangan ini digerebek setelah NN (37) melaporkan ke Polres Tanjab Barat, suaminya IS diduga sedang selingkuh dengan seorang janda MI.

Penggerebekan juga dilakukan oleh Personil Polres Tanjab Barat bersama Babinsa Koramil Tungkal Ilir dan Ketua RT Setempat.

"Lakinya sudah tiga hari tidak pulang ke rumah dan pada sore hari tadi, tanpa disengaja anaknya melihat dari belakang ruko bahwa bapaknya berada di dalam ruko tersebut," tutur warga yang ikut dalam penggerebekan.

Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 21.30 WIB, pihak Kepolisian sudah mendapatkan izin dari pihak keluarga yang punya ruko tersebut dan pihak RT untuk dilakukan penggerebekan secara paksa dengan mendobrak pintu rumah.

Alhasil, didapati di dalam ruko tersebut ada sepasang laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya. Selanjutnya pihak perempuan dan laki-laki yang diduga selingkuh ini digelandang ke Mapolres Tanjab Barat guna menghindari amukan  massa.

Bersama pasangan mesum ini diamankan barang bukti beberapa helai selimut dan kain. (yudi/tonang)

Bupati Tanjab Barat : Desa Harus Berinovasi Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Posted by On Friday, December 29, 2017


Kualatungkal, (puterariau.com)

Bupati Tanjung Jabung Barat, DR. Ir H Syafrial mengatakan kapasitas desa menyelenggarakan pembangunan dalam perspektif “desa membangun” masih terbatas.

Keterbatasan itu dapat dideteksi pada para pelaku, kualitas tata kelola desa maupun support system yang diwujudkan melalui regulasi dan kebijakan Pemerintah yang terkait dengan desa.

"Jika kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pemanfaatan kegiatan pembangunan kurang optimal, maka kondisi itu memberikan dampak terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi," terangnya. ‎

Sesuai hasil evaluasi Kementerian Desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (Kemendes PDTT), lingkup penggunaan dana desa pada umumnya masih didominasi oleh pembangunan prasarana dan sarana infrastruktur pedesaan.

Dikatakan Bupati Syafrial bahwa PID dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian target RPJM dan program prioritas Kemendes PDTT melalui peningkatan produktivitas desa dengan bertumpu pada pengembangan potensi ekonomi lokal dan kewirausahaan, peningkatan kualitas SDM, serta pemenuhan dan peningkatan Infrastruktur desa.

"Khususnya yang secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian di Tanjabarat," papar Bupati Syafrial.

Sementara itu, Kepala dinas Pemerintahan Desa Tanjab Barat, Mulyadi mengatakan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan salah satu daerah terpilih untuk pelaksanaan program tersebut.

“Dengan adanya bursa inovasi desa ini, kami berharap dapat menambah wawasan kita semua serta dapat meningkatkan kualitas dan manfaat pelaksanaan pembangunan di desa agar lebih efektif dan inovatif,” harapnya. ‎

Sedangkan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat dan Kementerian Desa, H Muklis berharap kegiatan itu dapat terlaksana dengan baik dan lancar sesuai yang diharapkan. Sehingga apa yang didapat pada acara tersebut dapat diimplementasikan di Tanjab Barat masing-masing sesuai dengan potensi sumber daya yang ada.

Dalam menjalankan program ini desa juga dapat kewenangan berdasarkan UU NO 6 tahun 2014 tentang desa ‎diantaranya kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan kelola skala desa.

“Jangan takut berinovasi selama tidak melanggar aturan. Dengan ada inovasi di desa, Insya Allah akan melahirkan desa yang mandiri,” ujar H. Muklis.

Acara yang berjalan dalam suasana hangat ini, selain dihadiri Bupati Tanjab Barat, PDTT Pusat, angota DPR-RI, unsur Forkompinda, kepala Dinas P3AP2 Provinsi, para Camat Se-Tanjab Barat juga turut hadir sejumlah stakeholder lainnya. (yudi/tonang)

Bupati Tanjab Barat Resmikan Program Pelayanan Terpadu

Posted by On Tuesday, December 12, 2017


Kuala Tungkal, (puterariau.com)

Program Pelayanan Terpadu yang senantiasa ditunggu-tunggu dan dinantikan masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang mampu, kini telah dibuka oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir H Safrial MS, Selasa (12/12).

Launching Pelayanan Terpadu Sidang Itsbat Nikah, Penerbitan Buku Nikah, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga secara gratis tersebut dihadiri langsung oleh Hakim Agung Mahkamah Agung RI, Dr. H Purwosusilo SH MH dan Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Dr. H Abdul Manaf MH serta Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi, Dr. Drs H Muklis SH M Hum beserta rombongan.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa pelayanan terpadu merupakan inisiatif yang didorong oleh tiga Direktorat Jenderal secara bersamaan antara Dirjen Badan Peradilan Agama MA, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI dan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

“Pelayanan tepadu sangat besar manfaatnya terutama bagi kalangan yang tidak mampu baik secara ekonomis maupun geografis. Hal ini bertujuan untuk memudahkan bagi anak-anak kita dalam proses administrasi pendidikan,” ujar Bupati.

Selain itu, program ini dapat memangkas biaya, mendekatkan layanan pada masyarakat yang membutuhkan dan menyederhanakan proses demi terciptanya pelayanan maksimal bagi masyarakat serta menghasilkan penataan administrasi yang teratur kedepannya.

Bupati berharap, kedepannya kegiatan ini tetap berlanjut agar masyarakat Kabupaten Tanjab Barat yang sudah didata dan divalidasi dapat terselesaikan secara administrasi Kependudukan.

“Kita berdo’a semoga program ini berjalan sesuai keinginan kita bersama dan dapat meningkatkan akses terhadap pelayanan masyarakat,” pungkas Bupati.

Turur hadir juga Wakil Bupati Tanjab Barat, Drs. H Amir Sakib, Sekretaris Daerah, Drs. H Ambok Tuo MM, Forkopimda, OPD, dan para Camat, serta Kepala KUA Se-Kab. Tanjabbar. (yudi/kmd)

Ciptakan Tanjung Jabung Barat Bebas Korupsi, Pejabat Diminta Hati-Hati

Posted by On Monday, December 11, 2017


Kuala Tungkal, (puterariau.com)

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Haji Ambok Tuo ikut mendukung tanda tangan pada spanduk yang telah disediakan oleh Komunitas Masyarakat Pengawas dan Pemantau Anti Korupsi (KOMPAK) pada aksi damai yang dipusatkan di depan Kantor Bupati Kuala Tungkal, Tanjab Barat, Senin (11/12).

Aksi damai bagi-bagi bunga dan pendukungan tandatangan ini digelar oleh gabungan anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi kemasyarakatan (ORMAS) yang ada di wilayah Tanjab Barat dan mengusung tema “Mari kita wujudkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat bebas dari korupsi.”

Dukungan tandatangan tersebut dipimpin oleh Sekda dan diikuti oleh para pejabat yang mewakili Pemkab Tanjabbar diantaranya Asisten III Setda Tanjab Barat Jeter Simamora SIP, Kabag Umum Setda Aerianto SE,  dan kalangan masarakat   serta tak ketinggalan juga Kabag Ops Polres Tanjab Barat KOMPOL RP Nainggolan.

Sekda dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah dan terus berupaya mengingatkan serta menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak melakukan tindakan-tindakan mark up, tidak melakukan manipulasi, penyimpangan dan menghindari peluang terjadinya KKN.

“Bapak Bupati sudah sangat sering menghimbau dan menegaskan di tiap kesempatan, beliau tidak menuntut macam-macam kecuali kinerja,” tukasnya.

Ditambahkan Ambok Tuo, Pemkab telah merancang sebuah sistem yang salah satu tujuannya adalah agar para pejabat dan seluruh ASN terjaga dari praktik KKN. Selain peningkatan tunjangan kesejahteraan daerah (TKD), kedepan telah dirancang sistem reward berdasarkan analisis beban kerja (ABK).

“Artinya silahkan bekerja dengan baik, nanti penerimaan kamu akan diberikan, contoh tunjangan jabatan dan penerimaan lain-lain seperti TKD yang tahun 2017 sudah dinaikkan 50 persen. Dan tidak cuma itu, saat ini kita juga sedang melakukan kajian bahwa orang yang betul betul punya kinerja, kita hitung bobotnya dia akan dapat lebih, sedangkan yang kinerjanya kurang pendapatannya juga kurang, ini semua dalam rangka pemerataan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kordinator aksi di lapangan, Robby Cahyadi mengatakan bahwa dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia ini, pihaknya membagikan ratusan bunga kepada pengendara yang lewat maupun pejabat Pemda.

Pada moment ini, dirinya juga berharap agar pejabat di Pemkab Tanjabbar berhati-hati dalam menggunaanAPBD agar terbebas dari korupsi.

“Harapan kita, agar pejabat di Tanjabbar khususnya berhati-hati dalam menggunakan APBD, dan perlu diingat masih ada pengontrol kinerja mereka,” ungkap Robbi,dan kawan kawan di lokasi aksi Damai Anti korupsi. (yudi/tonang)

Gubernur Jambi Zumi Zola Langsung Turun Ke Lokasi Kebakaran Di Kuala Tungkal

Posted by On Saturday, December 02, 2017


Kuala Tungkal, (puterariau.com)

Pasca kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk yang menghanguskan 69 rumah di Kuala Tungkal, Gubernur  Jambi Zumi Zola didampingi Sekdakab Tanjab Barat, Ambok Tuo dan OPD lainnya tampak hadir di lokasi beserta Ketua DPD PAN Tanjab Barat, Syafril Simamora.

Orang nomor satu di Jambi itu hadir pada Sabtu (2/12/2017) pukul 12.30 WIB. Ia berkunjung ke lokasi kebakaran di Jalan Panglima H. Saman Kelurahan Tungkal Tiga Kecamatan Tungkal Ilir Propinsi Jambi.

Musibah ini terjadi pada Jumat (1/12/2017) pukul 14 WIB dan berhasil dipadamkan sejam berikutnya oleh Pemadam Kebakaran 
dan Yayasan Budi Luhur dan dibantu oleh masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Gubernur Jambi menyalurkan bantuan pada 81 KK dari 69 unit rumah yang rusak berat. Bantuan yang diberikan berupa sembako, selimut, kain panjang dan perlengkapan seragam sekolah.

"Terimalah bantuan ini, jangan dilihat nilainya, tapi makna kepedulian dan nanti tolong didata lagi, agar semua masyarakat yang menjadi korban semuanya dapat," kata Zola di depan para korban.

Hadir pada pertemuan itu Camat Tungkal Ilir, Yunus, Kaban BKPSDM, Encep Jarkasih, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kosasih, Danramil Tungkal Ilir, Kapolsek Tungkal Ilir, Kadis Pemadam Kebakaran Tanjabbarat Tungkal III, Ibrahim dan beberapa Lurah lainnya.

Sementara Sekda Tanjab  Barat, Ambok Tuo kepada para korban bencana kebakaran mengucapkan turut berduka atas musibah kebakaran yang telah terjadi.

Ia mengharapkan warga yang tertimpa musibah kebakaran tersebut agar bisa bersabar, semua yang terjadi atas kehendak Allah SWT.

Selain melakukan kunjungan dan pemantauan ke lokasi kebakaran, Zola dan Sekda Tanjab Barat menyempatkan diri menyapa petugas yang sedang berjaga-jaga di lokasi.

Para petugas diminta terus berjaga dan memberikan pelayanan yang baik terhadap warga masyarakat korban musibah kebakaran tersebut. (yudi/tonang)

Tanggap Darurat, Dinsos Tanjab Barat Dirikan Posko Dapur Umum Di Lokasi Kebakaran

Posted by On Saturday, December 02, 2017


Kuala Tungkal, (puterariau.com)

Dinas Sosial mendirikan posko dan dapur umum di lokasi kebakaran Kelurahan Tungkal Ilir, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi serta satu tenda yang didirikan untuk menyiapkan makanan siap saji bagi masyarakat yang terkena musibah kebakaran pada Jumat sore (01/12).

Kepala Dinas Sosial Tanjab Barat Drs. Syarifuddin MM melalui Kabid Rebsos dan Linjamsos Drs. H Abdul Somad mengatakan bahwa Bupati Tanjab Barat telah memerintahkan Dinas Sosial untuk pendirian posko dan dapur umum.

“Kami dirikan satu tenda dan dapur umum Dumlap (dapur umum lapangan) dan langsung memasak makanan siap saji,” katanya H. Abdul Somad di lokasi kebakaran.

H. Somad menjelaskan bahwa dapur umum didirikan untuk selama masa tanggap darurat 7 hari kedepan.

“Kemudian untuk bantuan lainnya insyaallah esok akan disalurkan,” tukasnya.

Pantauan Putera Riau di lokasi Dinas Kesehatan juga stand bye di lokasi dengan satu unit mobil Puskesmas keliling. Demikian pula bantuan dari sejumlah warga terus berdatangan, tak terkecuali dari Kodim 0419/Tanjab.

“Bantuan dari Kodim 0419/Tanjab berupa beras 10 karung dan indomie 10 dus,” terang Kasdim 0419/Tanjab Mayor Inf Firdaus. (yudi/tonang)

Jumat Sore, Kebakaran Besar Melanda Perumahan Padat Penduduk Tungkal III

Posted by On Friday, December 01, 2017


Kuala Tungkal, (puterariau.com)

Rumah di Jalan Panglima Saman, RT 15, Kelurahan Tungkal III, Jumat sore kembali dilalap api. Hampir satu jam, petugas gabungan yang terdari BPBD, Budi Luhur dan warga kesulitan memadamkan.

Lokasi kebakaran yang berada di pemukiman padat penduduk menjadi faktor petugas lamban dalam memadamkan api. Mesin pemadam pun kurang untuk memadamkan dua rumah yang terbakar.

Hanya satu mesin yang dipakai untuk memadamkan api. Sementara dari pantauan puterariau.com, petugas dan masyarakat terpaksa menggunakan air kolong rumah warga dengan mesin portable.

Dari info yang dihimpun, belum ada satu korban jiwa saat kebakaran api. Ketika api mulai mengecil petugas masih terus memadamkan sisa api yang diperkirakan melanda rumah 75 kk.

“Petugas masih memadamkan sisa api, diperkirakan 15 rumah yang terbakar,” kata Putra yang dikutip Putera Riau. (yudi/tonang)

Bupati Safrial Pimpin Tes Urine Sejumlah Pejabat Pemkab Tanjung Jabung Barat

Posted by On Tuesday, November 28, 2017


Kuala Tungkal, (puterariau.com)

Mendadak sebanyak 261 pejabat eselon II, III dan IV Pemkab Tanjab Barat dites urine oleh BNN Provinsi Jambi dan BNNK Tanjab Barat-Timur, Senin (27/11/17) pagi. 

Tentu hal itu membuat kaget sebagian pejabat yang mengira bahwa rapat pembinaan disiplin PNS sebatas rapat biasa.

Tes urine ini dipimpin langsung oleh Bupati Tanjab Barat DR. Ir H Safrial MS dan Kepala BNNK  Tanjab Barat-Tanjab Timur, AKBP Cecep Subaryat, SH didampingi Wakil Bupati Drs. H Amir Sakib dan Sekda Drs. H Ambok Tuo MM serta Kepala BKPSDM Drs. Encep Jarkasih di Gedung Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjab Barat.

Hal ini dilakukan oleh Pemkab Tanjab Barat untuk mengetahui apakah mereka para Sta Ahli, Asisten, Sekwan Kepala Dinas, Sekretaris, Kabid, Kabag, Camat, Lurah dan Kepala UPTD mengonsumsi narkoba atau tidak.

Tes urine dimulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kasat Pol PP,  kemudian Kepala Dinas, Sekretaris, Kabid, Kabag, Camat hingga eselon IV.

Bupati Tanjab Barat Safrial mengatakan bahwa adanya tes urine ini sebagai wujud keseriusan Pemkab Tanjab Barat untuk memerangi bahaya narkoba di lingkungan PNS dan wilayah Kabupaten Tanjab Barat.

“Narkoba termasuk kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime. Karena itu harus ditangani dengan ekstra juga. Kami tunjukkan pada masyarakat bahwa pejabat di lingkungan Pemkab Tanjab Barat tidak terlibat narkoba,” katanya.

Menurutnya hal ini perlu dilakukan agar sistem pemerintahan dan pelayanan bagi masyarakat bisa optimal dan tidak dipengaruhi oleh efek dari narkoba tersebut. Karena bahaya narkoba itu sangat merugikan kesehatan dan juga mempengaruhi pola pikir seseorang, sehingga PNS sebagai pengayom masyarakat bisa lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

Safrial menegaskan jika ada yang terlibat narkoba tentu ada sanksinya sesuai peraturan dan perundangan.

“Ada Undang-Undangna, kemudian dari sisi ASN ada UU dan PP nya,” tegas Bupati.

Terkait pejabat yang tidak hadir keetulan dinas luar. Bupati kembali menegaskan mereka tetap akan dites urian secara terpisah kemudian.

“Mereka tetap dites kemudian, tidak ada pejabat yang tidak dites,” tukasnya.

Sementara Kepaka BNNK  Tanjab Barat-Timur AKBP Cecep Subaryat, mengatakan apresiasi tes urine bagi pejabat Pemkab Tanjab Barat untuk memastikan bahwa mereka steril dari narkoba. “Tentu ini sebagai upaya pencegahan agar PNS terbebas dari narkoba,” katanya.

Dia menambahkan, Polres Tanjab Barat saja sejak Januari hingga kini telah menangani 38 kasus dengan 52 tersangka.

“Dari 38 tersebut 35 naik kepenyidik dan 3 di serahkan ke BNNK untuk direhab, angkat ini tentu sangat tinggi,” tukasnya.

Pantauan dilokasi tes urine dipantau hingga tuntas oleh Wakil Bupati Drs. Hm Amir Sakib dan Sekda Drs. H Ambok Tuo, MM. (yudi/tonang)