Paripurna Ke-3 DPRD Tanjab Barat Mendengarkan Tanggapan Bupati Terhadap 5 Ranperda

Posted by On Wednesday, February 28, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Rapat Paripurna ke-3 yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ahmad Jafar dalam rangka mendengar tanggapan  Bupati Tanjung Jabung Barat terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi terhadap 5 (lima) rancangan peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat digelar di ruang rapat paripurna DPRD, Jumat pekan lalu (23/2/18).

Bupati H. Safrial dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Provinsi Jambi pada prinsipnya antara eksekutif dan legislatif telah terdapat pemahaman dan pemikiran yang sama terhadap kelima Ranperda tersebut.

Proses pembahasan Ranperda yang dilakukan bersama antara DPRD dengan Kepala Daerah adalah dalam rangka menciptakan suatu produk hukum daerah yang mampu mewujudkan tatanan penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan menjunjung tinggi keadilan yang berdasarkan hukum.

Paripurna dilanjutkan dengan mendengarkan tanggapan Fraksi-Fraksi anggota DPRD atas pendapat Bupati terhadap dua Ranperda inisiatif DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dimulai dari mendengarkan tanggapan Fraksi Gerindra, PDI-P, Golkar, PAN, PKB, Demokrat-Hanura, Restorasi keadilan. 

Dalam kesempatan ini Fraksi-Fraksi mengapresiasi pendapat Bupati terhadap 2 Ranperda inisiatif DPRD Tanjung Jabung Barat tentang perubahan kedua atas Perda Nomor 4 tahun 2015 terkait Pemilihan Kepala Desa dan perubahan atas Perda Nomor 5 tahun 2005 tentang ketertiban umum sebagai langkah yang positif untuk menciptakan ketertiban umum dalam wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pada prinsipnya setiap Fraksi setuju agar ini dibahas ke tingkat lebih lanjut, untuk saran dan teknis akan dilanjutkan ke tingkat pembahasan selanjutnya. Kemudian pembentukan panitia khusus anggota DPRD terhadap pembahasan 5 Ranperda inisiatif Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang disampaikan Sekretaris DPRD Tanjab Barat Ir. Agus Sanusi. Rapat Paripurna ketiga diskor selama 10 menit guna menetapkan anggota dan ketua Pansus DPRD dari masing-masing Fraksi.

Dilanjutkan dengan pembacaan susunan pansus DPRD Tanjung Jabung Barat dari masing masing Fraksi.

Hadir pada rapat paripurna ke-3, Wakil Bupati Drs. H Amir Sakib, Sekda H. Ambok Tuo, Asisten, Kepala OPD, Direktur BUMD dan anggota DPRD Tanjab Barat. (Yudi/tonang)

Proyek Rehab Jaringan Daerah Rawa Parit Sungai Terap Dikerjakan Asal Jadi

Posted by On Monday, February 12, 2018


Kualatungkal, (puterariau)

Pengerjaan proyek peningkatan rehab jaringan daerah rawa Dusun Bangun Rejo Parit Sungai Terap RT 02 yang dikerjakan oleh rekanan penghai diduga asal jadi.

Proyek dengan menggunakan dana APBD TA 2017 Kabupaten Tanjab Barat sebesar Rp. 474.697.000,00 disinyalir memiliki panjang pekerjaan 4 KM dengan lebar 4,5 M serta kedalaman 1,5 M dikerjakan tidak sesuai bestek dan menuai protes warga di Parit Sungai Terap Desa Sungai Terap Kecamatan Betara.

”Yang dua kilo pengerjaannya hanya di keruk bibir paritnya saja, seharusnya parit besarnya yang didalamkan, karena  paritnya  sudah lebar,” papar Badrudin alias Sibad, yang berdomisili di Desa Sungai Terap (06/02).

Menurutnya ia sudah sering kali mengingatkan ke operator alat agar bibir parit jangan diperlebar dan di tengah parit  saja. 

"Yang dikeruk dalam tapi nyatanya omongan kami malah tidak digubris  dengan alasan itu sudah besteknya dari dinas pekerjaan umum,” tambahnya.

Akibat kejadian ini RT dan Kadus Sungai Terap bertandang ke kantor penghai untuk  meminta memperbaiki pekerjaan yang amburadul namun sangat disayangkan pengerjaan ulang yang sebenarnya sudah dicairkan 100 % tak memenuhi harapan masyarakat dan hanya memperparah kerusakan parit dan jalan yang ada.

”Bukan memperbaiki tapi malah nambah dak karuan pekerjaannya,” ungkap salah satu warga sungai terap yang tak bersedia namanya dipublikasikan. (yud/tonang)

Pemkab Tanjab Barat Akan Buat Piagam Pegawai Rajin Dan Pegawai Malas

Posted by On Saturday, February 10, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Inspeksi mendadak yang dilakukan Bupati Tanjab Barat DR. H Safrial pada Rabu lali (7/2) kini diikuti Wakil Bupati H Amir Sakib yang kembali melakukan hal serupa. Ia melakukan sidak pada setiap bagian di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Setiap satker didatangi satu persatu oleh Wabup bersama Asisten II dan Asisten III.
Ternyata, di semua ruangan tidak ada yang kosong dan sudah ditunggu pegawai di setiap bagian. Sehingga diduga inspeksi (Sidak) mendadak tersebut sudah diketahui pegawai sebelumnya.

Saat dikonfirmasi terkait hasil sidak, Wakil Bupati Tanjab Barat H Amir Sakib mengatakan inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari sidak yang dilakukan Bupati Safrial.

Apa dan Bagaimana perkembangan tingkat kedisiplinan pegawai baik saat absen pagi maupun absen sore. “Sore ini mungkin mereka sudah tahu saya akan melakukan sidak bersama Asisten II dan Asisten III jadi mereka cepat-cepat datang,” ujar Wabup H Amir Sakib usai menggelar sidak, Kamis (8/2).

Ia mengatakan bahwa rencananya tadi sidak yang dilakukan jam 14.00 WIB, hanya saja mengingat mereka pegawai ini masih belum sempat pulang sholat dan makan, sidak dilakukan jam 15.00 WIB.

"Ternyata jam itu dari hitungan kita mereka sudah datang dahulu. Kita toleransi jugalah mereka bekerja sampai jam 14.00 WIB belum sempat balik, jam 15.00 WIB, mereka baru balik ke rumah. Itu dak masalah bagi kita,” terang Wabup.

Sesuai arahan apel pagi, dikatakan Amir akan memberikan semacam reward. “Yang rajin kita beri piagam begitu pula sebaliknya kepada yang malas,” kata Wabup.

Untuk kehadiran dari kasat mata dan absen yang dilakukan, rata-rata kehadiran pegawai ini sudah mencapai 95 persen. (yudi/tonang)

Wah, Bupati Tanjab Barat Ancam Pecat Honorer Dan PNS Karena Malas Masuk Kantor

Posted by On Wednesday, February 07, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Bupati Tanjung Jabung Barat, DR H Safrial MS secara tiba-tiba mengumpulkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga  honorer yang bekerja di lingkup Setda Pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa sore (6/2) di lapangan kantor Bupati Tanjab Barat.

Satu persatu, PNS maupun tenaga kerja honorer itu diabsensi ulang. Wajah cemas membayang di wajah masing-masing pegawai. 

"Bagi PNS yang tidak hadir dicatat. Yang honorer kalau perlu pecat. Apalagi kurangnya saya, tunjangan sudah saya naikkan," ungkap Bupati Safrial kesal melihat kantor Bupati sepi usai jam istirahat siang. 

"Saya ada saja seperti ini, apalagi saya tidak ada," berang Bupati.

Perlu diketahui, Kantor Bupati Tanjab Barat saat ini sudah dilengkapi CCTV untuk memantau kinerja para pegawai agar tidak lagi malas-malasan. 

Kabag Humas dan Protokoler Setda Pemkab Tanjab Barat, Firdaus SE mengatakan bahwa Bupati sejauh ini ingin meningkatkan kinerja para pegawai diantaranya dengan menegakan disiplin kerja.

"Apa yang dilakukan bapak Bupati Safrial hari ini tentu menjadi catatan penting supaya kita semua bekerja dengan baik dan maksimal," tandas Firdaus. (Yudi/tonang/hms)

28 CPNS Pemkab Tanjab Barat Terima SK Pengangkatan

Posted by On Sunday, February 04, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Sebanyak 28 orang Calon Pegawai Negeri Sipil lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Propinsi Jambi menerima Surat Keputusan (SK) Bupati tentang pengangkatan menjadi PNS dan diambil sumpah janjinya sebagai PNS, Jumat (02/02/18).

Penyerahan SK langsung diberikan oleh Sekda Tanjabbar, H. Ambok Tuo sekaligus pengambilan sumpah kepada 28 orang tersebut di Gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(SDM).

Untuk diketahui, 28 Calon Pegawai Negeri Sipil yang diangkat merupakan dari formasi umum tahun anggaran 2015 yang terdiri dari 11 orang tenaga medis, 7 orang tenaga akademis dan 8 orang tenaga teknis serta 2 orang tenaga akademis dari formasi kategori 2.

Dalam sambutannya, Sekda berharap 28 orang yang akan menjadi PNS tersebut agar memenuhi janjinya yang sudah diutarakan serta mentaati peraturan dan Undang-Undang ASN yang berlaku.

"Kepada pegawai yang telah diambil sumpahnya untuk benar-benar memenuhi sumpah dan janjinya sebagai Pegawai Negeri Sipil bukan hanya sebagai pelengkap administrasi serta senantiasa mentaati, mematuhi segala peraturan dan UU ASN yang berlaku," kata Sekda.

Selain itu Sekda berharap kepada PNS lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk senantiasa membangun dan meningkatkan kapasitas atau kemampuan diri agar menjadi PNS yang berkualitas dengan mengedepankan profesionalisme, disiplin dan tanggung jawab.

Hadir dalam ini, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia, Kepala OPD, serta tamu undangan lainnya. (yudi/tonang/adv)

KM Sembilang Sudah Beroperasi Kembali Rute Kualatungkal-Dabo Singkep Kepulauan Riau

Posted by On Sunday, February 04, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Perhubungan Bidang Angkutan laut Sungai Danau Penyebrangan (ASDP) di Pelabuhan Roro, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat kembali beroperasi mulai Kamis (01/02/18) dengan rute Kualatungkal-Dabo Singkep Kepulauan Riau.

Kadis Perhubungan (Dishub) Tanjab Barat, Endang Surya ketika dikonfirmasikan melalui UPTD LLASDP Manalu membenarkan kalau saat ini aktivitas pemberangkatan kapal angkutan orang dan barang sudah di Pelabuhan Roro kembali beroperasi dengan menggunakan KM Sembilang.

"Kita buka kembali dengan mengunakan KM Sembilang. Memang kemarin dua minggu lalu kita hentikan, mengingat KM Mulia sudah habis masa kontraknya," ungkap Manalu.

Manalu menjelaskam KM Sembilang yang saat ini diopersikan itu sudah memiliki izin resmi pelayarannya.

"Selain itu juga tarif pemberangkatan masih diberlakukan dengan tarif yang lama, hanya saja rute pemberangkatan sedikit terjadi perubahan Selasa pukul 17.00 WIB dimana KM Sembilang Batam-Dabo sedangkan Jum'at pukul 17.00 WIB Dabo-Batam. Kemudian Dabo-Tungkal Minggu pukul 21.00, Rabu pukul 22.00 WIB, Sabtu Pukul.08.00 WIB, Kuala Tungkal-Dabo," ujar Manalu.

Sejak pagi tadi KM Sembilang sudah melayani masyarakat dengan tujuan Dabo-Bata, Batam-Dabu, Dabo-Kuala Tungkal, dan Kuala Tungkal-Dabo," pungkasnya. (yudi/tonang)

Petani Desa Batang Asam Tanjab Barat Panen Perdana Padi Tadah Hujan

Posted by On Friday, January 26, 2018


Kualatungkal, (puterariau.com)

Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir H Safrial MS didampingi Wakil Bupati Drs. H Amir Sakib beserta Dandim Letkol INF. Harry Sassono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Amdani, Kadis Tanaman pangan dan Holtikultura Ir. Zainuddin, Sekcam Batang Asam secara serentak melakukan panen perdana padi sawah tadah hujan di wilayah Kodim 0419/Tanjab Barat Desa Tanjung Bojo Kecamatan Batang Asam, Rabu kemarin (17/1/18).

Acara dilanjutkan dengan menjalankan mesin combine harvester ukuran sedang bantuan APBN Pusat Direktorat Jendral Tanaman pangan Kementerian Pertanian   di areal persawahan padi yang akan dipanen.

Bupati H. Safrial dalam sambutannya mengapresiasi hasil panen padi tadah hujan yang telah dilakukan oleh petani.

"Semoga kedepan dapat ditingkatkan lagi hasilnya dan dapat menguntungkan bagi masyarakat. Dengan dilaksanakan panen perdana ini diharapkan bisa memacu semangat kita semua untuk membangun pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang lebih baik lagi sehingga keinginan pemerintah dan keinginan masyarakat semua bisa terwujud untuk Indonesia swasembada beras bisa terwujud," ujar Safrial.

Disambungnya, kedepan seluruh Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan dengan Perguruan Tinggi yang terkenal agar ditindaklanjuti dilapangan. "Kemudian buat aturan lahan abadi, jadi tidak boleh lahan untuk pertanian ini dirobah lagi, bila ada yang melanggar tata ruang gusur," tegas Bupati.

“Karena kita juga butuh pangan, tinggal lagi bagaimana cara kita mensubsidi petani pangan ini supaya dia senang dalam menanam padi”, tutur Safrial menjelaskan.

Dalam laporan Kepala Dinas tanaman pangan dan Holtikultura Ir. Zainuddin mengatakan upaya Pemerintah Daerah maupun pamerintah pusat dalam rangka meningkatkan produksi padi dalam menyongsong swasembada beras hingga kini terus dilakukan. Mulai dari kegiatan pemberdayaan benih (balai benih teluk nilau), perluasan areal tanam padi, perlindungan tanaman, pembangunan sarana prasarana pertanian, pelatihan, sosialisasi pengembangan teknologi dan inovasi intensifikasi, bantuan alsintan, subsidi benih, fasilitas sarana produksi budidaya padi hibrida, cetak sawah, jaringan irigasi, optimalisasi lahan, kartu tani subsidi asuransi usaha tani hingga program opsus pajale.

Disambungnya berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 830 tahun 2016, Kabupaten Tanjung Jabung Barat termasuk salah satu lahan kawasan padi. 

"Arah pembangunan pertanian di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kedepannya adalah pengembangan kawasan berbasis komoditas unggulan mengingat Kabupaten Tanjung Jabung Barat sangat relevan apabila sektor pertanian dikembangkan sebagai sektor unggulan yang dapat memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan ekonomi daerah," tutur Zainudin.

Dandim 0419/Tanjab Letkol Harry Sassono dalam laporannya mengapresiasi tinggi keberhasilan petani dalam panen padi bersama para petani di Desa Tanjung Bojo Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi.

"Sekaligus apresiasi kepada anggota kelompok tani usaha baru desa Tanjung Bajo yang telah berhasil melakukan panen perdana di awal bulan Januari 2018," ujarnya usai panen sekaligus diadakan acara diskusi antara Bupati dengan para petani guna mendengar kebutuhan dan permintaan para petani padi.

Petani meminta saluran irigasi agar bisa mengaliri areal padi mereka dan jalan menuju areal persawahan yang berada di Desa Tanjung Bojo sepanjang 1 km. Menanggapi hal ini Bupati ingin penggunaan dana desa itu betul-betul digunakan untuk menjawab tantangan yang di desa.

“Bappeda dan Kadis Tanaman pangan panggil Kepala Desanya, kordinasi penggunaan dana desa dan mana yang APBD supaya ini bermanfaat dan terlaksana. Nah kemudian bawa ahlinya survei ke lapangan, bisa tidak dibikin DAM. Kalau itu sampai kemarau bisa dialiri artinya bisa dialiri, bukan lagi tadah hujan sedangkan sekarang bisa 2 kali, kita ingin 3 kali walaupun bukan padi, sekarang padi bisa besok kedele, jagung ya sama saja, ini yang kita harap kedepan," katanya. (yudi/kominfo/adv)