Bupati Kepulauan Meranti Lantik 13 Pj Kepala Desa Pilihan Pemerintah

Posted by On Wednesday, July 25, 2018


Selat panjang, (puterariau.com)

Bupati Kepulauan Meranti Drs. H Irwan MSi melakukan pelantikan 13 Penjabat (Pj) Kepala Desa Se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam pelantikan itu Bupati berpesan kepada Kepala Desa agar tidak mengeluarkan kebijakan yang membuat resah jika tak ingin diganti, bertempat di Aula Kantor Bupati, Rabu (25/7/2018).

Turut hadir dalam pelantikan itu, Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek, Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Anggota DPRD Fauzy Hasan SE, Asisten III Sekda Meranti Drs. Rosdaner, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Drs. Askandar, Kepala BPMD Drs. Ikhwani, Kabag Hukum Meranti Sudandri SH, Camat Tebing Tinggi Helfandi SE MSi, Para Camat Se-Kab. Meranti.

Dalam sambutannya Bupati Kepulauan Meranti Drs. H Irwan MSi mengucapkan selamat kepada 13 Penjabat Kepala Desa yang baru saja dilantik. Ditegaskan Bupati meski pelantikan Pj. Kades ini tidak melalui pemilihan seperti biasa, tetapi Pj. Kades tetap memiliki kewenangan hak dan kewajiban penuh layaknya Kepala Desa defenitif.

"Yang membedakan hanyalah proses penunjukannya, jika biasa melalui pemilihan saat ini dipilih langsung oleh Pemerintah yang diambil dari Aparatur Negara dan dilantik oleh Bupati, soal hak dan kewajiban sama dengan Kepala Desa Defenitif," ujar Bupati.

Pelantikan Pj. Kades kali ini merupakan gelombang yang pertama, kedepan akan disusul dengan pelantikan PJ. Kades lainnya dengan total pelantikan 50 Kades hingga akhir tahun 2018.

Pj. Kades ini dikatakan Bupati Irwan, akan memangku jabatan kurang lebih 18 bulan hingga dilantiknya Kades Defenitif.

Kepada seluruh Kades yang baru saja dilantik, Bupati mengingatkan selama menjabat tidak dibenarkan melakukan perubahan mendasar yang dapat mengambat program desa, dan kebijakan yang dikeluarkan jangan sampai menjadi beban Kepala Desa defenitif nantinya.

"Setiap kebijakan strategis yang diambil harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak menimbulkan masalah, sebelum mengeluarkan kebijakan koodinasikan dulu dengan BPD dan tokoh Maayarakat jangan buat hal yang meresahkan masyarakat," ucap Bupati.

Bupati menegkaskan jika terbukti para Pj. Kades mengeluarkan kebijakan yang meresahkan masyarakat, kapanpun dapat diganti.

"Karena pelantikan ini dipilih oleh Pemerintah, sebagai perpanjangan tangan Bupati di Desa masing masing jadi kapanpun bisa diganti, berbeda dengan pemilihan langsung oleh masyarakat yang memiliki masa jabatan 6 tahun, oleh karena itu gunakan masa jabatan Pj. Ini sebaik baiknya, sebagai ladang amal, dengan tetap menjaga kondusifitas daerah," pungkasnya.

Adapun 13 Pj. Kades yang dilantik adalah : 

1. Pj. Kepala Desa Mengkirau Kec. Tasik Putri Puyu Zainal SE

2. Pj. Kepala Desa Bokor Kec. Rangsang Barat Aminullah 

3. Pj. Kepala Desa Lemang Kec. Rangsang Barat Syamsul Bahri

4. Pj. Kepala Desa Bantar Kec. Rangsang Barat Alwizar

5. Pj. Kepala Desa Alah Air Kec. Tebing Tinggi Bahri Royani

6. PJ. Kepala Desa Sonde Kec. Rangsang Pesisir Mazlan SPd.

7. Pj. Kepala Desa Tanjung Kec. Tebing Tinggi Barat Mazlin Jamal 

8. Pj. Kepala Desa Alai Kec. Tebing Tinggi Barat Jaizir

9. Pj. Kepala Desa Selat Akar Kec. Tasik Putri Piyu Bakhtiar

10. Pj. Kepala Desa Tanjung Sari Kec. Tebing Tinggi Timur M. Satar

11. Pj. Kepala Desa Beting Kec. Rangsang Pesisir Paino

12. Pj. Kepala Desa Nipah Sendanu Kec. Tebing Tinggi Timur Sabar SE

13. Pj. Kepala Desa Pelantai Kec. Merbau T. Syufri. (agus/hms)

Perkenalkan Kekayaan Alam Laut Kateman, Kompas Pemancing Sungai Guntung Gelar Lomba Mancing

Posted by On Friday, April 20, 2018


Sungai Guntung, (puterariau.com)

Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1439 H, tim Kompas Pemancing menggelar lomba mancing yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Syahbandar Sei Guntung Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil Propinsi Riau pada tanggal 2-6 Mei 2018.

"Agar masyarakat Sungai Guntung lebih mempererat tali silaturahim antar sesama," ungkap Oyon dari Tim Kompas pemancing Sungai Guntung kepada Putera Riau, Jumat (20/04/18).

Acara lomba pemancing Sungai Guntung disambut oleh masyarakat Kecamatan Kateman. Acara ini kabarnya bakal diikuti ratusan warga yang ikut berpartisipasi dalam lomba memancing yang dibuka oleh Tim Kompas Pemancing Sungai Guntung tersebut.

Kegiatan lomba mancing itu merupakan kerjasama yang dijalankan oleh Tim Kompas Pemancing sungai Guntung bersama teman-teman. “Lomba mancing ini untuk lebih mengenalkan Kecamatan Kateman yang kaya akan kekayaan alam laut Sungai Guntung. Bahwa Kecamatan Kateman memiliki potensi laut yang cukup besar. Kegiatan ini tak hanya sebagai sumber ekonomi bagi masyarakat, tapi bisa sebagai tempat penyalur hobi para pemancing,” kata oyon Tim pemancing Sungai Guntung itu.

Disebutkan bahwa kegiatan ini sebagai awalan. Pihaknya akan memperbaiki jika ada kekurangannya di masa mendatang. Ia siap menggelar even setiap tiga bulan apabila memperoleh dukungan masyarakat Sungai Guntung dan Muspika Kecamatan Kateman. (ridho)

Yang Miskin Malah Tak Dapat, Penerima KIP Di SDN 021 Tagaraja Dinilai Tak Tepat Sasaran

Posted by On Wednesday, April 11, 2018


Sungai Guntung, (puterariau.com)

Salah seorang wali murid SDN 021 Tagaraja, Sisap yang pekerjaan sehari-harinya sebagai tukang ojek pagi ini (11/04) mengatakan pada wartawan puterariau.com bahwa ia sangat kecewa dengan kepala SDN 021 Tagaraja, Alfian SHum.

Pasalnya, sang Kepsek disebut memilih-milih penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar yang diluncurkan Pemerintah.

"Masak saya orang susah tidak mendapat bantuan Kartu Indonesia pintar, malah sebaliknya yang mendapatkannya banyak orang kaya," ungkapnya kecewa.

Ia menyebutkan bahwa kebanyakan murid yang mendapatkan bantuan tersebut di SDN 021 adalah orang kaya besar yang punya kebun luas dan bahkan yang punya banyak emas.

Saat wartawan Puterariau.com bertemu Sisap di salah satu warung mengatakan bahwa program Indonesia pintar ini sangat tidak tepat sasaran.

Mendengar info ini, wartawan puterariau.com setelah langsung mengkonfirmasi Jepala SDN 021 Tagaraja, Alfian SHum pagi ini di ruangan kelasnya saat membagikan formulir Indonesia pintar kepada wali murid yang mendapat bantuan tersebut untuk bisa mengambil langsung ke Bank BRI terdekat di Pasar Sungai Guntung.

Ternyata memang benar yang dikatakan Sisap tersebut, bahwa sebagian besar murid yang mampu orang tuanya alias memiliki kebun kelapa luas dan memakai emas. Berarti sasaran KIP adalah untuk orang kaya dan berada, sementara yang miskin akan hancur dan bisa-bisa putus sekolah.

Kepala SDN 021 Tagaraja mengatakan kepada wartawan puterariau.com pagi ini bahwa ia tidak mengetahui siapa yang mendapatkan bantuan kartu Indonesia pintar yang diperuntukkan untuk murid yang kurang mampu tersebut. Pertanyaannya, siapa yang mendata ?

Kepsek mengatakan bahwa 82 siswa SDN 021 Tagaraja mendapatkan bantuan uang Kartu Indonesia Pintar. 14 murid mendapatkan Rp.250.000, dan 68 murid mendapatkan Rp.450.000.

"Ini datanya, kalau saya hanya membagikan bantuan tersebut karena meraka kan ada keterangan dari RT dan Kelurahan bahwa kurang mampu," sebut Kepsek.

Padahal sumber data calon penerima yang melibatkan banyak pihak itu ternyata membuka peluang kemelesetan. Sebab pusat tidak bakalan tau siapa sebenarnya yang berhak maupun tidak. Bisa jadi data penerima di Kecamatan Katema Inhil adalah data bodong dan kerja asal-asalan dari pemangku kepentingan. Siapa yang bertanggung jawab ? (Ridho)

Kepala Syahbandar Sungai Guntung : Pelabuhan HK Itu Tidak Ada, Yang Ada Hanya Pelabuhan Syahbandar

Posted by On Monday, March 19, 2018


Sungai Guntung, (puterariau.com)

Selama ini, masyarakat hanya mengetahui bahwa Pelabuhan Syahbandar Sungai Guntung Kecamatan Kateman itu adalah Pelabuhan HK. Artinya asumsi masyarakat Pelabuhan itu milik HK (PT. Hutama Karya).

Namun, dari keterangan resmi yang diperoleh dari pihak berkompeten, Pelabuhan itu adalah milik Syahbandar. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Syahbandar Pelabuhan Sungai Guntung, Surya T, SSos pada Putera Riau, Senin 18/3/2018.

Dikatakan bahwa selama ini Pelabuhan Syahbandar melekat di telinga masyarakat bernama Pelabuhan HK. Nama HK diambil dari PT Hutama Karya, padahal Pelabuhan tersebut dibangun dari dana APBN tahun 1991 dan Pelabuhan tersebut termasuk aset negara.

"Saya pertama kali tugas di Sei Guntung sangat terkejut dengan panggilan nama Pelabuhan HK. Oleh karena itu bagi masyarakat tolong diluruskan lagi nama Pelabuhan Syahbandar. Nama Pelabuhan ini Pelabuhan Syahbandar bukan Pelabuhan HK," pintanya pada Putera Riau. (ridho maghribi)

Gubernur Irwan Prayitno : "Pentingnya Izin Dalam Perencanaan Pembangunan"

Posted by On Tuesday, March 13, 2018


Batusangkar, (PR Sumbar)

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno membuka Rapat Kordinasi Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumbar tahun 2018 dengan tema "Dalam Rangka Pengawasan Izin Usaha Pertambangan, Kita Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan, Serta Percepatan Penegasan Batas Daerah Kabupaten /kota Guna Peningkatan Pembangunan di Daerah Perbatasan" di Hotel Emesia, Selasa (13/3).

Kabiro Pemerintah Sekretariat Pemprov Sumbar, Iqbal Ramadi Payana dalam laporannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan dari kegiatan rakor ini adalah meningkatkan kordinasi sinkronisasi dan sinergitas penyelenggaraan pembangunan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Propinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota di se-Sumbar.

Irwan Prayitno sebagai keynote speaker dalam acara tersebut menyampaikan salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam penentuan kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan adalah melalui pendekatan dalam penyiapan dokumen perencanaan berbasis lingkungan.

Pemerinta Pusat, Pemprov, dan Pemda Kabupaten/Kota, sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 32 tahun 2014 diwajibkan menyusun dokumen daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup (DDDTLH), rancangan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (RPPLH), serta membuat kajian lingkungan hidup strategis (KLHS).

Lebih lanjut Irwan Prayitno menginformasikan bahwa melalui kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Pemprov Sumbar pada tahun 2017, Kab/Kota telah menyusun dokumen DDDTLH terdata sebanyak 10 Kab/Kota.

Berikut data Kabupaten/Kota tersebut :
1. Kab Agam
2. Kab Padang Pariaman
3. Kab Solok
4. Kab Pasaman
5. Kab Lima Puluh Kota
6. Kab Pesisir Selatan
7. Kab Solok Selatan 
8. Kota Bukittinggi
9. Kota Padang Panjang
10. Kota Solok

Pada 2018 ada 6 Kab/Kota yang sedang menyusun DDDTLH yaitu :
1. Kab Tanah Datar
2. Kab Sijunjung
3. Kab Pasaman Barat
4. Kab Dharmasraya
5. Kota Pariaman
6. Kota padang

Kemudian Kab/Kota yang sedang menyusun dokumen (RPPLH) 2018 yaitu : 
1. Kab Agam
2. Kab Pasaman
3. Kan Lima Puluh Kota
4. Kab Pesisir Selatan
5. Kab Solok Selatan
6. Kota Padang Panjang
7. Kota Solok

Gubernur mengharapkan agar Pemerintah Kab/Kota bersama-sama berupaya meningkatkan pemahaman pentingnya  sebuah izin pembangunan dalam perencanaan pembangunan.

"Izin lingkungan adalah dokumen yang merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan bahkan menjadi persyaratan dari izin operasional lainnya, contohnya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP), atau Ijin Usaha Pemanfatan Hasil Hutan Kaya (IUPHHK)," kata Irwan Prayitno.

Selanjutnya Irwan Prayitno menginformasikan kondisi terkini penegasan kegiatan batas Kab/Kota di Prov Sumbar.

"Dari total jumlah segmen batas daerah, sebanyak 32 segmen batas daerah, yang telah ditetapkan melaui Peraturan Menteri Dalam Negeri sebanyak 16 segmen, masih terbit 16 segmen lagi," ujar Irwan Prayitno.

16 segmen yang belum ditetapkan, 7 segmen telah diusulkan kepada Kemendagri untuk ditegaskan melalui Permendagri pada Januari 2018 lalu. Provinsi akan memfasilitasi sebanyak 5 segmen pada 2018 dan 4 segmen akan difasilitasi pada tahun 2019. (zulfahmi/hms)

CV Cahaya Surya Sungai Guntung Buka Lowongan Kerja Di Berbagai Posisi

Posted by On Monday, February 19, 2018


Sungai Guntung, (puterariau.com)

Pemborong CV. Cahaya Surya, Muhktar yang tinggal di Jalan Abdul Manaf Pelantar 3 membuka lowongan kerja bagi karyawan/karyawati yang berminat bekerja di CV. Cahaya Surya. Bagi yang berminat bisa langsung mendatangi warungnya di Sungai Guntung, Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman.

"Jangan khawatir, semoga informasi berikut bisa membantu mewujudkan anda bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian masing-masing dan bisa bisa ditempati dimana saja sesuai keahlian anda," kata Pak Muhktar.

Berikut ini informasi lowongan dari CV. Cahaya Surya yang bermitra dengan PT. Pulau Sambu Grup yang terkenal dengan perusahaan yang menampung sekian ribu pekerja untuk satu harinya dan mengolah kelapa menjadi santan.

Pihaknya bukan hanya bergerak di satu bidang, tapi di sejumlah bidang. Berikut persyaratannya.

1. Berjenis kelamin Pria/Wanita
2. Berusia 18-25 tahun
3. Pendidikan minimal SMP/SMA/SMK atau sederajat
4. Tidak bertindik dan bertato
5. Berkelakuan baik dengan melampirkan SKCK yang masih berlaku
6. Sehat jasmani dengan melampirkan surat keterangan sehat dari dokter

Dokumen terlampir

Daftar riwayat hidup (CV), Fotocopy KTP, Pas Foto 4x6 (1Lembar), Fotokopi ijazah

Bagi yang berminat, silakan langsung datang ke warung CV. Cahaya Surya Sungai Guntung. 

"Untuk diketahui, CV. Cahaya Surya juga membuka banyak lowongan kerja untuk berbagai posisi,"ungkap Muhktar. (Ridho)  

Akomodir Aspirasi Warga, Desa Tanjung Raja Gelar Pra Musrenbang

Posted by On Saturday, January 27, 2018


Tanjung Raja, (puterariau.com)

Pemerintah Desa Tanjung Raja Kecamatan Kateman gelar pramusyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).

Kegiatan digelar di kantor Desa Tanjung Raja. Pertemuan ini turut dihadiri Camat Kateman Kamren SSos, pengawas DMIJ Kateman, Kades tanjung Raja, masyarakat Tanjung Raja, dan Bhabinsa Sersan dua Satrio.

Pra Musrenbang digelar untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat dalam pembangunan tahun 2018 mendatang.

Kades Desa Tanjung Raja Sunardi dan Sekdes Tanjung Raja mengatakan bahwa dalam amanahnya berharap mengusulkan pembangunan yang menyangkut kemaslahatan masyarakat Desa Tanjung Raja.

"Mari usulkan pembangunan prioritas yang sifatnya untuk kepentingan orang banyak, untuk kemajuan Desa, dari yang terkecil sampai yang terbesar agar dapat terealisasi tahun 2018 nanti demi kemajuan Desa Tanjung Raja," ujar Sunardi, Sabtu (27/01/18).

Sunardi selaku Kades Tanjung Raja juga mengatakan terima kasih saat menggelar Pra Musrenbang.

"Kegiatan ini digelar untuk menjaring aspirasi masyarakat agar pembangunan di desa dapat terealisasi," katanya.

"Pada dasarnya yang akan terealisasi adalah yang bermanfaat dan sangat dibutuhkan masyarakat banyak. Diharap usulan berpatok kepada usulan yang sangat diprioritaskan. Seperti Akses jalan dan pendidikan serta kesehatan demi kemajuan Desa Tanjung Raja," kata Sunardi.

"Kami dari pihak Kecamatan juga menghimbau kepada Kades, agar memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat desanya, dan juga berharap kepada Kades agar dapat bekerja sama baik dengan semua RW RT dan tidak terlepas dari pertanggung jawaban penggunaan anggaran," ungkapnya lagi.

Sementara itu Serda Satrio, Babinsa Desa Tanjung Raja juga mengatakan bahwa dalam usulan harus mengutamakan kepentingan masyarakat banyak.

"Mari bersama mengawal usulan ini, baik yang fisik maupun non fisik. Mari kita usulkan yang sangat dibutuhkan masyarakat agar desa tanjung raja dapat maju dan berkembang," tandasnya.

Kemudian acara yang berlangsung tertib ini dilanjutkan dengan pengajuan usulan pembangunan yang disampaikan ketua RW, berdasarkan masukan warga masing-masing. (Ridho)