Kepala Inspektorat Karimun Tegaskan Tak Pernah Ngomong Berita Karimuntoday Hoak, Lalu Siapa Yang Hoak ?

Posted by On Saturday, August 11, 2018


Tanjung Balai Karimun, (puterariau.com)

Kepala Inspektorat Kabupaten Karimun Propinsi Kepri membantah keras terkait adanya berita di salah satu media online Riau yang mengatakan bahwa dirinya menyebut bahwa berita yang berjudul 'Kepala Inspektorat Bantah Adanya Penyelewengan Anggaran 131 Milyar di Pemkab Karimun' adalah berita bohong atau hoak. "Berita itu dipelintir," akunya pada wartawan.

Dedi Hardiman SE ketika dikonfirmasi pada Jum’at (10/8/2018) sangat menyesalkan adanya pemberitaan di salah satu media online lokal yang menyebut bahwa saya mengatakan berita di karimuntoday.com hoak. "Tidak benar itu," katanya.

Ia juga tidak menampik jika ada wartawan yang menjumpainya, terkait berita yang tayang di karimuntoday.com. Iapun sudah menjelaskan secara rinci, namun ditegaskan ia tidak pernah berucap bahwa berita yang dimuat di karimuntoday.com berita bohong.

"Berita yang tayang di media online lokal yang mengatakan bahwa saya menyebut berita di karimuntoday.com adalah bohong dan hoak, semua itu tidak benar, karena saya tidak pernah menyebut seperti itu, itu hanya dipelintir saja,” sebut Kepala Inspektorat dari telpon genggamnya.

Lukman Hakim, Pimpinan Umum karimuntoday.com mengutuk narasumber di media online yang mengatkan bahwa dirinya kerap membuat berita tidak benar atau bohong di daerah ini.

Misalnya saja pada berita yang menyebut Kepala Dinas Pertanian Pangan Kabupaten Karimun menyesal diangkat oleh Bupati Karimun. Juga menyebut berita tersebut tidak benar dan bohong semua, karena sesengguhnya, berita yang ditulis terkait hal tersebut benar adanya.

Apalagi Kepala dinas tersebut yang langsung mengatakan kepada wartawan karimuntoday.com (lukman hakim-red), di ruang kerjanya. Artinya, narasumber di media online lokal itulah yang sebenarnya sudah menyebarkan berita bohong dan hoak. (rls/pr)

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Bugis Bone Gelar Halal Bihalal

Posted by On Monday, July 23, 2018


Batam, (PR Batam)

Ratusan keluarga besar Bugis Bone se- Kepri menggelar halal bihalal di Golden Prawn, Sabtu lalu 21/7/2018).

Dalam acara tersebut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun, Sekertaris Daerah Kota Batam Jefridin, dan para tokoh-tokoh Bugis Bone.

Ketua DPP KKMB Kepri, Sirajudin Nur mengatakan bahwa silaturahmi ini adalah pertemuan untuk lebih mengenal masyarakat dan mempererat tali silaturahmi. 

"Dalam silaturahmi ini, yang belum kenal akan saling kenal, yang sudah kenal akan semakin akrab. Jika sudah kenal dan akrab bisa saling membantu dan mendukung satu sama lain," kata Sirajudin Nur.

Dia mengatakan dalam tataran elit, silaturahmi ini untuk memperkokoh persatuan dan kerukunan dan inilah yang paling berkesan pertemuan acara halal bihalal tersebut.

"Dalam silaturahmi ini tentunya
hubungan persaudaraan keluarga besar bugis bone Kepri makin erat, sebab dengan acara ini bisa bertatap muka," ungkapnya.

Lanjutnya, Halal bi Halal keluarga besar bugis bone Kepri ini suatu keluarga besar yang akan tidak terpisahkan hubungan persaudaraan, sebab adat Bugis yang tidak bisa terlupakan walaupun merantau dari Sabang sampai Merauke.

Terutama, kata Sirajudin Nur, keluarga besar bugis bone Kepri bisa membangun hubungan yang baik sehingga bisa membantu sanak famili yang sedang susah baik secara moral maupun materi.

"Saya berharap dengan silaturahmi ini bisa meningkatkan tali silaturahmi kita, dan saling menghargai menghormati satu sama lainnya," ucapnya. (pr/rg)

Kadiskes Kota Batam Upayakan Sistim Informasi Pelayanan Berbasis Android

Posted by On Friday, July 06, 2018


Batam, (PR Batam)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Dr. Didi Kusmarjadi SpO sedang berupaya meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang optimal khususnya di Puskesmas yang merupakan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang mana dalam hal ini masih banyak kendala yang ditemui masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Antara lain antrian yang cukup panjang mengingat banyaknya pasien yang berobat sehingga waktu tunggunya lebih lama di Batam pada pantauan Jumat 6 Juli 2018.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam tengah melakukan tindakan terobosan dalam mengatasi kendala pelayanan kesehatan tersebut diatas dengan melaksanakan program “ Sistim Informasi Pelayanan dan Pelaporan terpadu Di Dinas Kesehatan Kota Batam secara online berbasis android" yang mana hal ini juga sejalan dengan tugas akhir Dr. Didi Kusmarjadi SpOG melaksanakan proyek perubahan dalam mengikuti Pendidikan Latihan Kepemimpinan (DIKLATPIM) II yang diselenggarakan oleh Kemenkes RI di Jakarta.

Sistim informasi pelayanan dan pelaporan terpadu yang digagas oleh Dr. Didi Kusmarjadi ini akan mendukung terwujudnya peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus merupakan upaya pencapaian misi 2 RPJMD Kota Batam “Meningkatkan aksebilitas kualitas layanan kesehatan masyarakat yang terjangkau dan merata”.

Dengan demikian program ini diharapkan mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat serta para pemangku kepentingan, mengingat penggunaan alat komunikasi berbasis android sudah familiar di tengah-tengah masyarakat Kota Batam, pungkas Didi. (Zulfahmi)

Pengurus Ikatan Keluarga Minang Batam Perumahan Taman Cipta Asri Barelang Dikukuhkan

Posted by On Sunday, May 06, 2018


Batam, (puterariau.com)

Pelantikan Pengurus Ikatan 
Keluarga Minang (IKM) Batam Perumahan Taman Cipta Asri Barelang Kecamatan Sagulung berlangsung khidmat di Ruko 
Taman Cipta Asri, Sabtu malam (5/5/2018).
     
Acara pengukuhan ini juga dihadiri anggota  DPR RI, Nyat Kadir, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, anggota DPRD Kepri Alex Guspeneldi, Camat Sagulung, Kapolsek Sagulung, Lurah Tembesi, Bendahara umum IKSB Mustofa dan bakal calon legislatif dari Dapil Sagulung Zulfahmi, ratusan orang dari puluhan Paguyuban Minang di Kota Batam. 
     
"Dengan dilantiknya pengurus IKM dalam rangka menjalin kekeluargaan, barek samo dipikua ringan samo dijujuang. Saciok bak ayam sadanciang bak bosi merupakan bagian dari masyarakat Batam," tutur ketua 1 IKSB Alex Guspeneldi usai mengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Minang. Terpilih Ketua Erwin Candra jajaran pada Sabtu (5/5/2018).

Ia menyampaikan dalam pelantikan tersebut juga merangkul (IKM) yang ada di Kota Batam. Namun ia juga memberikan apresiasi buat pengurus, sesuai dengan AD/ART disepakati berjalan dengan maksimal.

Pengurus-pengurus (IKM) terpilih harus mampu melahirkan ide kreatif dalam membesarkan organisasi, sekaligus sanggup membentuk program-program positif baik dalam pemerintahan maupun sosial kemasyarakatan.

"IKM, bukan untuk politisasi untuk partai tertentu namun, pada intinya menjalin kebersamaan," bebernya.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyampaikan semboyan untuk dipahami semua sebagai pemimpin (Rindang daunnya, kokoh dahan nya, kuat batangnya) ini sebagai pedoman organisasi. 

"Saya apresiasi buat pengurus yang baru dilantik, organiasi dikelola secara baik akan melahirkan kaderisasi terhadap anak muda. Kesatuan hati, langkah, jiwa berbahagia lebih lagi berjalan seiring dengan pemerintah," bebernya.

Dalam pengurus tersebut harus
ada proses pembinaan. "Saya pikir kader dari IKSB," Tadi baru dilantik memaknai diri kita orang Batam yang berasal dari Sumbar bukan orang sumbar di Batam," ucapnya.

Dengan itu harus memiliki tanggung jawab sosial untuk kemajuan batam, Kita menganggap daerah ini jati diri kita.

"Pola migrasi minangkabau desertasi Muchtar Naim sosiolog dari Unand, rasa berkita sedemikian kuat pada masyarakat minang di kampung, rantau baik bahagia dan berduka," tuturnya.

"Kekompakan seperti itu menjadi modal awal bagi masyarakat minang mari kita pupuk kebersamaan, kita arah rasa berkita kerah konstruktif lebih bernilai," pungkasnya.

Ditempat sama Ketua panitia
IKM Perumahan Taman Cipta Asri Barelang Rusdianto, dalam organisasi menyatukan masyarakat minang yang ada di Perumahan Taman Cipta Asri.

"Hal tersebut sebabnya kami merangkul lebih familiar di kalangan masyarakat Minang dan Batam umumnya.
Serangkaian program positif akan dijalankan," ujarnya.

Untuk pelantikan tersebut sebanyak 40 pengurus, dan 400-500 KK sekitar seribu anggota.

"Struktur organisasi IKSB, Bagian dari IKM Kabupaten, termasuk organisasi yang terpisah. merangkap seluruh Kabupaten,"
Kata Rusdianto.

Nyak kadir dalam acara pengukuhan ikm menyanyikan lagu di era enampuluhaan dengan judul "Ubekkan Denai". (zulfahmi)

Gubernur Sumbar Akan Hadiri Final IKSB CUP V Di Batam

Posted by On Wednesday, April 11, 2018


Batam, (PR Batam)

Mari saksikan pertandingan perempat final IKSB Cup V di lapangan Tumenggung Abdul Jamal Muka Kuning Kota Batam Kepulauan Riau pada Jumat besok (13/4/2018).
     
Pertarungan badunsanak mempertemukan dua kesebelasan, yakni IKLA vs IKPK A pada jam 14.00 WIB. Main yang kedua kesebelasan Gonjong 5A vs Gonjong 5B.
  
Para tim manajer masing-masing kesebelasan mengatakan bahwa semua  harus bermain dengan sportifitas yang tinggi.

"Kita semua sesuai dengan motto apa yang diharapkan para tokoh dan masyarakat pada umumnya yang berasal dari Sumatera Barat. Menjaga kebersamaan dan menjalin kekompakan antar warga Batam asal Sumatera Barat," katanya.

Panitia IKSB CUP V 2018 ini menyediakan hadiah juara 1 berupa piala bergilir IKSB + medali emas + piala juara 1 + uang pembinaan Rp 15.000,000 plus sertifikat. Juara 2 piala juara 2 + medali perak + uang pembinaan Rp.10,000,000 + sertifikat. Juara 3 yakni piala juara 3 + medali perunggu + uang pembinaan Rp.7,500,000 + sertifikat.

Untuk juara 1 harapan (4) berupa uang pembinaan Rp. 2,500,000. Top skorer yakni uang bonus + piala. Pemain terbaik memperoleh uang bonus + piala, dan tim Fair Play memperoleh uang pembinaan + piala.

Tak ketinggalan, manager tim terbaik + uang bonus dengan total hadiah keseluruhan mencapai Rp.55.000.000 (lima puluh lima juta rupiah).

Saat puterariau.com ditemui oleh Ketua Harian IKSB, M. Al Icshan bersama Sekjen H. Deni Azlan SE mengatakan bahwa final hari Minggu 15 April 2018 nanti akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Gubernur Kepri, Kapolda Kepri, Danrem Kepri, Walikota Batam, dan unsur Muspida lainnya. (zulfahmi)



Lamanya Durasi Traffic Light, Jalan Suprapto-Tembesi-Sagulung Macet Saat Jam Pulang Kerja

Posted by On Thursday, April 05, 2018


Batam, (PR Batam)

Sepanjang Jalan Letjen Suprapto, Tembesi, Sagulung Kota Batam mengalami kemacetan yang cukup panjang pada saat jam pulang kerja.

Zulfahmi, salah satu pengendara mobil yang terjebak macet bersanggapan bahwa penyebab terjadinya macet lantaran banyaknya pengendara yang melintasi jalan tersebut dan juga dipengaruhi oleh lamanya durasi menunggu lampu hijau (traffic light).

"Kendaraannya banyak yang lewat sini ditambah lamanya lampu hijau, sehingga jalan jadi tambah macet," ujar Zulfami  kepada puterariau.com, Rabu sore (4/4/2018).

Zulfahmi berharap bahwa hal ini bisa menjadi fokus Pemerintah khususnya Dinas Perhubungan agar kedepamnya mempunyai solusi untuk masalah kemacetan yang selalu terjadi saat jam -jam pulang kerja.

"Kalo bisa Dishub mempunyai solusi untuk ini agar setiap jam kerja gak lagi macet di Jalan Letjen Suprapto, Tembesi, Sagulung, dan kalo bisa nanti jalannya diperluas lagi biar lebih lancar," pungkas Zul. (inyak JK)

Hadirnya Taksi Online Matikan Kehidupan Supir Taksi Konvensional, Siapa Bertanggung Jawab ?

Posted by On Wednesday, April 04, 2018


Batam, (PR Batam)

Masuknya taksi online memberikan warna pada transportasi di Kota Batam, baik itu sisi negatif maupun positif. Namun tak dapat dipungkiri, kehadiran taksi online menggerus penghasilan para sopir taksi konvensional seperti yang dialami Moedirman, salah seorang sopir taksi konvesional.

"Akibat hadirnya taksi online pendapatan kami menurun drastis, jika sebelumnya pendapatan Rp.450.000 dalam satu hari, sekarang beruntung jika dapat dapat Rp 200.00," ujar Moedirman pada Puterariau.com di Nagoya Hill, Rabu (4/4/2018).

Dia mengatakan bahwa pendapatannya tersebut belum masuk setoran mobil. "Pendapatan Rp. 450.000  yang didapat bukan langsung bersih pada kami, itu harus dikeluarkan setoran selanjutnya kita juga harus mengisi bahan bakar," katanya.

Jadi, ketika pendapatan Rp.200.00 ribu saja, maka menurut Moedirman tidak bakalan ada uang yang bisa dibawa pulang. "Jika hanya nominal begitu pendapatan, sudah pasti tidak ada yang dibawa pulang,  kita kerja sampai pukul 24.00 lho," tambahnya.

Oleh karena itu ia merasa sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan keluarga. "Kami juga memiliki anak istri, jadi kiranya juga mendapat perhatian dari Pemerintah," ucapnya.

"Jika sebelumnya pendapatan cukuplah untuk menghidupi keluarga, sekarang menurun drastis, terkadang untuk setoran saja harus menunggu sampai hari esoknya," ujarnya. (inyiak Jk)