Meskipun Cuaca Ekstrim, Alhamdulillah JCH Inhil Dalam Kondisi Sehat

Posted by On Wednesday, July 25, 2018


Madinah, (PR Inhil)

Kondisi  cuaca di tanah suci Makkah dan Madinah jauh berbeda dengan di tanah air, dimana siang hari sangat panas bisa mencapai 40 S/d 50 derajat disertai dengan angin yang kencang.

Kepada seluruh JCH selalu dihimbau dan diingatkan agar senantiasa menjaga fisik/ kesehatan semaksimal mungkin.

Oleh karena itu, tim pemandu yang terdiri dari TPHD, TPHI, TPIH dan TKHD secara rutin terus mengiatkan jama'ah selama di kota ibadah mengambil tempat di salah satu ruangan hotel yang sudah dijadwalkan. Selain itu, pertemuan rutin yang diisi dengan materi-materi penting, tausiyah, pengarahan, pencerahan dan arahan dari tim kesehatan haji kepada jama'ah juga dilakukan.

Dengan harapan agar jamaah tetap kompak, semangat, istiqamah dan khusu' dalam ibadah, dan jika mengikuti petunjuk-petunjuk dan arahan-arahan dari yang sudah disampaikan, semua permasalah dapat diantisipasi sedini mungkin. Tentu dengan harapan jema'ah semua sehat dan kegiatan ibadahnya pun dpt terlaksana dengan sempurna

"Alhamdulillah JCH Inhil di Kota Nabi, Kota Madinah, semuanya sehat tanpa permasalahan yang berarti. Mohon doa sanak, keluarga famili di kampung halaman, agar kami semua sehat dapat beribadah dengan tenang dan khusu' dan memperoleh haji yang mabrur," demikian ungkap HM Arifin langsung dari Kota Madinah melaporkan. (arul/beni/pr)

Hari Ke-4 Di Madinah, JCH Inhil Dalam Kondisi Aman Dan Baik

Posted by On Tuesday, July 24, 2018


Madinah, (PR Inhil)

Memasuki hari ke-4, JCH Inhil di Kota Nabi, Kota Madinatul Munawwarah, kondisi jema'ah Alhamdulillah baik-baik saja.

"Semua terliat aktif melaksakan kegiatan ibadah baik di Mesjid Nabawi maupun kegiatan ziarah ke tempat-tempat bersejarah," ujar HM Arifin, petugas haji dari Inhil.

Meski memang ada beberapa yang harus tidak yerlalu aktif, harus banyak istirahat, karena kondisi fisik/kesehatan yang menurun disebabkan faktor kelelahan, faktor usia dan cuaca yang cukup panas.

Dimana saat ini kalau siang hari rata-rata 35 sd 40 derajat C. Namun masih dalam batas aman, tidak ada jemaah yang sampai diopname.

Untuk menjaga kemungkinan terburuk, tim pemandu senantiasa tetap menganjurkan kepada jemaah jika ada keluhan atau ada gejala gangguan kesehatan agar segera mengecek kepada petugas kesehatan kita (TKHI).

"Petugas siap melayani keluhan jemaah, karena kita ada posko kesehatan yang siap memberikan pelayanan kepada jemaah kita. Kita punya 1 dokter dan 2 perawat yang siap melayani jemaah jika ada gangguan kesehatan," terang HM Arifin langsung dari Kota Madinah. (arul/beni/pr)

Prediksi : Jika Mampu Kalahkan Kolombia, Langkah Inggris Kian Mulus Menjadi Juara Dunia 2018

Posted by On Tuesday, July 03, 2018


Jakarta, (PR)

Inggris bertemu Kolombia pada 16 besar Piala Dunia 2018 di Otkritie Arena, Rabu (4/7/2018) dinihari nanti. Pada laga ini, Inggris siap mempertahankan rekor bagus sebagai tim elit papan atas dunia.

The Three Lions tidak pernah terkalahkan pada lima pertemuan melawan Los Cafeteros. Pada duel di Piala Dunia, tepatnya edisi 1998, Inggris mengalahkan Kolombia 2-0 untuk melangkah ke putaran berikut.

Laga ini sekaligus menjadi ujian sebenarnya bagi Inggris yang disebut-sebut berpeluang besar sebagai juara piala dunia tahun 2018 ini. Anak asuh Gareth Southgate memenangkan dua duel awal grup mengandalkan ketajaman Harry Kane.

Sedangkan partai terakhir versus Belgia tidak dapat dijadikan patokan karena Southgate merotasi tim. "Kami harus manfaatkan momen," kata Southgate.

"Sudah lebih dari satu dekade Inggris tidak menang di laga gugur kompetisi besar, terakhir kali pada 2006 (Piala Dunia). Sekarang kami berkesempatan menulis sejarah baru dan tidak ingin melewatkannya," sebutnya.

Kolombia yang diarsiteki Jose Pekerman lolos ke-16 besar setelah mengalahkan Senegal pada laga pamungkas grup. Namun, meski memiliki James Rodriguez dan Radamel Falcao, potensi mereka belum sepenuhnya terlihat.

Serangan Los Cafeteros ini bahkan berpotensi tumpul karena James dirudung cedera pada turnamen kali ini dan diragukan tampil.

"Hasil tes menunjukkan tidak ada yang serius. Kita lihat nanti apakah James dapat bermain atau tidak," kata Pekerman, dilansir Guardian. (beni/rls/lpt6)

Inggris Berpeluang Besar Menjadi Juara Piala Dunia Tahun 2018

Posted by On Sunday, July 01, 2018


Pekanbaru, (puterariau.com)

Babak 16 besar Piala Dunia 2018 segera dimulai tanpa kehadiran juara bertahan Jerman yang sudah tersingkir. Namun berdasarkan prediksi sejumlah pakar di Pekanbaru, Inggris menjadi favorit juara Piala Dunia tahun ini. 

Walau banyak yang menjagokan Brasil, Prancis dan Kroasia yang penampilannya dianggap sempurna namun tak mengubah prediksi sejumlah pengamat bola di bumi lancang kuning.

Brazil misalnya yang sebenarnya tak tampil sesuai dengan harapan di babak penyisihan grup. Tim itu sempat ditahan Swiss dalam laga pembuka dan membutuhkan gol-gol pada menit akhir untuk memenangi dua laga berikutnya.

Kondisi Brazil itu tak mengubah posisi tim samba sebagai favorit juara, seperti sebelum turnamen dimulai. Menurut Opta, tim ini memiliki 16,1 persen peluang untuk menjadi juara, meningkat ketimbang sebelumnya sebesar 13,2 persen.

Awalnya di belakang Brasil, ada Spanyol yang diunggulkan dengan persentase 13,3 persen untuk menjadi juara. Tim ini yang memecat pelatih Julen Lopetegui, dua hari sebelum pembukaan menduduki posisi yang sebelumnya ditempati Jerman yang sudah mudik duluan.

Spanyol juga melewati Argentina (mudik) dan Prancis yang semula lebih diunggulkan. Saat ini, Prancis diunggulkan 10,4 persen.

Di urutan berikutnya, ada Kolombia dengan 5,4 persen, yang mengungguli Belgia (5,3 persen) dan Inggris (4,1 persen). Setelah itu, ada Swedia dengan 4,7 persen dan Portugal 4,5 persen. Tim peserta 16 besar lain, termasuk Rusia dan Swiss, memiliki peluang juara lebih kecil lagi.

Opta menentukan prediksinya berdasarkan data dari turnamen internasional sebelumnya, termasuk Piala Dunia. Tiap tim dihitung kekuatan menyerang dan bertahannya dalam empat tahun terakhir. Faktor lain, seperti tuan rumah atau status mantan juara turut diperhitungkan.

Menurut Gus Sheno Aji, Inggris berpeluang maju ke final setelah memperhatikan penampilan squad mereka dalam beberapa pertandingan. Tentunya berdasar skill pemain, kemampuan, serta mental pemain muda mereka.

"Kemungkinan tahun ini Inggris akan menjadi favorit juara dunia sejak 1966," analisis Gus Sheno Aji pada Putera Riau. (beni/fadil)

Unggul Dalam Pemilu 2018, Erdogan Dipastikan Menang Pilpres Satu Putaran

Posted by On Monday, June 25, 2018


Ankara, (puterariau.com)

Presiden Turki Receb Tayyib Erdogan kembali memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) Turki yang berlangsung pada ahad, 24 Juni 2018.

Kutipan Putera Riau pada Senin (25/6/2018) dini hari, dari 97,90% suara yang masuk, Erdogan meraih suara sebanyak 52,53%.

Diikuti oleh pesaingnya Ince 30,76%, Demirta 8,24%, Aksener 7,39%, Karamollaoglu 0,89% dan Perincek 0,2%.

Dengan raihan suara lebih dari 50%, maka sudah bisa dipastikan bahwa Pemilu Presiden Turki hanya satu putaran. 

Kemenangan Erdogan juga sekaligus membawa Turki memasuki babak baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, di mana sistem pemerintahan akan mulai berganti menjadi sistem presidensial. 

Selama Erdogan memimpin Turki, perekonomian Turki tumbuh dengan pesat bahkan mengalahkan beberapa negara Eropa. (rls)

Sejak 1948, Israel Praktekkan Pembunuhan Massal Rakyat Palestina

Posted by On Tuesday, June 05, 2018


Gaza, (puterariau.com)

Penyair Israel Yitzhak Laor menyatakan bahwa sejak awal pendudukan Palestina pada tahun 1948 sampai hari ini, rezim Zionis masih menerapkan praktik pembunuhan massal terhadap orang Palestina.

Dalam artikelnya yang dimuat di koran Israel Haaretz pada Minggu lalu (2/6/2018), Laor mengungkap bahwa pada 24 Mei 1948 dan sebelum Mesir menyerbu Jalur Gaza, dua orang Israel yang sudah ke-Araban menyusup ke Jalur Gaza lalu menebar racun dan penyakit pada sumber-sumber air minum dengan tujuan menghabisi penduduk dan pengungsi Jalur Gaza sebanyak mungkin, namun pihak Palestina kemudian berhasil menangkap dan mengeksekusi keduanya.

Laor kemudian mengungkapkan mengapa Israel tidak menuntut pengembalian jenazah dua orang itu dalam pendudukan tahun 1956 maupun tahun 1967, yang sampai sekarang masalah ini masih berlanjut. 

Menurut Laor, peristiwa ini dan berbagai peristiwa lain menunjukkan bahwa Israel bersikukuh pada teori pembasmian massal terhadap orang Palestina, dan masih menerapkannya sampai sekarang.

Penyair Israel ini juga menyebutkan bahwa selama sekian tahun Israel tak berhenti memperlihatkan program dan rencana badan keamanan dan politik Israel untuk mengosongkan Jalur Gaza dan menggusur penduduknya ke Gurun Sinai.

Setelah merinci berbagai kejadian, Laor berkesimpulan bahwa apa yang terjadi terhadap bangsa Palestina adalah “perang kolonial, dan tak ada penamaan lain untuknya,  oleh sebuah negara yang besar secara militer dan mendapat dukungan internasional yang luas terhadap sebuah bangsa yang masih bersikukuh untuk terus menjalani hidup dalam kondisi yang tak manusiawi.” (rls/lic)

Presiden Putin Teken UU Sanksi Untuk AS Dan Sekutu

Posted by On Tuesday, June 05, 2018


Moskow, (puterariau.com)

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani sebuah undang-undang yang mengatur pelaksanaan sanksi terhadap AS dan sekutunya. Undang-undang ini harus diterapkan pada negara bagian atau individu atas “tindakan bermusuhan” melawan Rusia.

Hal ini memungkinkan pihak berwenang Rusia untuk memotong kerja sama internasional dengan negara-negara asing, atau menerapkan pembatasan impor dan ekspor. Embargo perdagangan tidak akan diperluas ke barang-barang tertentu, namun yang diimpor oleh warga Rusia untuk penggunaan pribadi.

Bertentangan dengan ketakutan publik, countersanctions tidak berlaku untuk barang-barang impor yang tidak ada penggantiannya, yang diproduksi di Rusia atau negara lain.

RUU yang ditujukan untuk membela “kepentingan ekonomi dan keamanan” itu disusun oleh Duma Negara, Vyacheslav Volodin dan kepala empat parlemen Kaukus pada pertengahan April, dan disetujui oleh anggota parlemen Rusia pada akhir Mei. Langkah itu dilakukan sebagai pembalasan terhadap sanksi ekonomi Washington terhadap Moskow.

Pada awal April, Departemen Keuangan AS memasukkan 24 warga Rusia, termasuk politisi papan atas, dan 14 perusahaan dalam daftar sanksi terkait dengan dugaan “kegiatan merusak di seluruh dunia.” Langkah ini telah berulang kali dikecam oleh otoritas Rusia, dimana Moskow menjanjikan membalas segera. (tati/rls/arn)